Dua Desa di Tanjungsari Salurkan BLT DD Tahap I

59
Rifky - Penyerahan BLT DD Secara Simbolis kepada penerimanya di Desa Wonodadi, Selasa (14/7).

TANJUNG SARI – Penyaluran Bantuan Langsung Tunai (BLT) senilai Rp 600.000 dari Dana Desa (DD) bagi masyarakat terdampak Covid-19 tahap I berlangsung di dua desa, yakni Desa Wonodadi dan Desa Sidomukti, Kecamatan Tanjung Sari, Selasa (14/7).

Penyaluran BLT DD di Desa Wonodadi berlangsung pukul 09.00, sedangkan di Desa Sidomukti pada pukul 14.00 yang dipusatkan aula balai desa masing-masing yang didampingi langsung oleh Camat Tanjung Sari Rahmat Hadi Wijaya, Kapolsek Tanjung Bintang AKP Talen Hapis, S.H., MH serta Babinsa dan Babinkamtibmas.

Kepala Desa (Kades) Wonodadi Suparman menjelaskan, penerima BLT di desa itu berjumlah 177 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) yang diperuntukkan bagi keluarga miskin yang belum mendapat bantuan.

“Untuk masyarakat terdampak Covid terutama bagi keluarga yang kurang mampu. Mereka yang menerima BLT dari dana desa ini yang tidak termasuk kedalam penerima bantuan dari Kemensos, Pemerintah Pusat maupun Kabupaten,” Jelasnya kepada Radar Lamsel usai menyalurkan BLT-DD di Desa Wonodadi.

BACA :  Musala Lawas Dibangun Jadi Masjid

Menurutnya, dimasa pandemi Covid-19 ini hampir seluruh masyarakat Desa Wonodadi menerima bantuan dari pemerintah, termasuk program sembako dari Pemerintah Provinsi dan Kabupaten.

“Hampir semuanya dapat, yang tidak dapat ya hanya orang yang betul-betul mampu saja, seperti PNS, ada juga yang Brimob. Untuk bantuan ini kita pastikan betul-betul tepat sasaran,” Ungkapnya.

Lanjut dirinya juga berharap BLT yang bersumber dari DD itu bisa membawa manfaat bagi penerimanya serta diperuntukkan dengan sebaik mungkin.

“Mudah-mudahan bisa membawa bermanfaat bagi masyarakat dan yang pasti harapannya BLT yang kami berikan hari ini dipergunakan dengan sebaik mungkin,” Harapnya.

BACA :  Musala Lawas Dibangun Jadi Masjid

Terpisah, Kades Sidomukti menjelaskan BLT DD di desa itu disalurkan kepada 130 KPM. Seperti desa lain, adapun kendalanya hanya ada pada di identitas. “Kendalanya ada di identitas seperti beda NIK dan KK itu saja. Ada juga beberapa yang mendapat dobel tapi sudah kami tarik dan dipulangkan,” Singkatnya.

Disisi lain, Camat Tanjung Sari Rahmat Hadi Wijaya menegaskan jika BLT DD tersebut tidak dikenakan potongan. “Saya tegaskan ini tidak ada potongan. Coba mohon dihitung kembali kalau kurang lapor agar digenapkan, kalau ada yang lebih ya mohon dipulangkan,” Tuturnya.(cw1)