Dua Dusun Keluhkan Pagar Jembatan

331
David Zulkarnain – Inilah kondisi jemabatan di jalan poros Desa Tanjungsari, Kecamatan Palas yang hanya miliki pagar pembatas bambu, Selasa (2/7).

PALAS – Buruknya kondisim pagar pembatas jembatan yang berada dijalan poros Desa Tanjungsari, Kecamatan Palas kembali menjadi keluhan masyarakat.

          Sebelumnya kondisi jembatan yang tidak memiliki pagar pembatas dikeluhkan warga Dusun Kuningan. Kali ini kali ini dikeluhkan oleh warga Dusun Banyumas.

          Johan (46) salah satu warga setempat, kondisi jembatan menjadi perhatian warga karena pagar pemabatas telah jebol akibat dilindas truk cerkel dua hari yang lalu.

          “Pagar pembatas memang alakadarnya saja, hanya 20 centi. Sekarang sudah hilang akibat dilindas truk karena badan jalan yang sempit,” kata Johan kepada Radar Lamsel, Selasa (2/6).

BACA :  UMKM di Palas Terima Bantuan Stimulus

          Johan mengungkapkan, untuk menghidari bahaya terjadinya kecelakaan, masyarakat setempat yang memasang pagar pembatas dengan menggunakan pagar bambu.

          “Cuma dikasih pagar bambu aja, Mas. Jalanan yang sempit dengan sisi kanan kiri jurang cukup bahaya jika tidak dipasang pagar,” terang Johan.

Hal tersebut juga diamini oleh Wakil Ketua BPD Desa Tanjungsari, Dony. Ia menggungkapkan, minimnya pagar pemebatas kerap menimbulkan kecelakaan di lokasi jembatan tersebut.

“Sudah lebih dari dua kali, baik mobil dan motor tang masuk jurang karena pagar pembatas yang terlalu pendek. Apalagi sekarang pagarnya sudah enggak ada,” tuturnya.

BACA :  Perluasan Program Sembako, Rawan KPM Ganda

Ia mengaku, hingga saat ini tercatat dua jembatan yang tidak memiliki pagar pembatas di jalan poros desa milik kabupaten tesebut. Minimnya pagar jembatan disepanjang jalan poros Desa Tanjungsari harusnya menjadi perhatian pemerintah.

“Harapan kami pagar jembatan ini menjadi perhatian pemerintah, terutama Dinas PU. Karena sangat bahaya terutama untuk anak-anak bisa terjatuh jika tidak ada pagar,” harapnya. (vid)