Dua Ekor Sapi Ditemukan Mati di Kebun Jagung

105
Ist.Radarlamsel – Salah satu sapi milik Yitno ketika ditemukan di kebun jagung berjarak satu kilo meter dari rumahnya, sapi ditemukan warga pada Jumat (20/3) pagi dalam kondisi mati.

PALAS –Dusun IV Pelabuh, Desa Sukaraja, Kecamatan Palas  dalam dua tahun terkhir menjadi sasaran aksi pencurian hewan ternak sapi.

Pada tahun 2018 lalu dua aksi pencurian sapi dengan modus sembelih di lokasi juga pernah terjadi. Kemudian terulang pada Jumat (20/3) dini hari pekan kemarin, dua ekor sapi milik Kaur Pemerintahan Desa Sukaraja, Yitno hilang dan ditemukan warga  dalam kondisi mati di area perkebunan jagung tak jauh dari pemukiman.

Yitno mengaku, aksi pencurian terjadi sekitar pukul 03.00 WIB. Dimana sebelumnya pada pukul 02.00 Yitno juga sempat memberi pakan rumput untuk dua ekor sapi miliknya itu.

“Kemungkinan pelaku masuk kandang sekitar jam tiga dini hari. Karena jam dua itu saya masih sempat ngasih makan rumput, setelah itu baru tidur,” ujar Yitno memberikan keterangan kepada Radar Lamsel, Jumat (22/3).

Yitno menuturkan, ia mengetahui dua sapi ekor miliknya telah raib ketika memeriksa kandang menjelang solat subuh. Mengetahi hal tersebut Yitno bersama warga setempat langsu melakukan pecarian.

“Pas mau solat subuh, saya periksa kandang yang memang yang memang letaknya di  belakang rumah, tapi sapi udah enggak ada. Kemudian saya langsung membangunkan bebarapa warga dan melakukan pencarian,” jelasanya.

Setelah satu jam melakukan pencarian dengan mengikuti jejak pencuri, sambung Yitno, akhirnya sapi miliknya ditemukan di kebun jagung yang berjarak satu kilo meter dari rumhnya.

Saat ditemukan, kondisi dua ekor sapi tersebut sudah dalam keadaan mati. Satu ekor ditemukan temukan warga ditemukan warga tinggal belulang. Sementara satu ekor lainnya ditemukan diterikan di pohon kelapa dengan kondisi sudah disembelih.

“Jaraknya sekitar satu kilo meter dari rumah saya, lokasinya pun menang dekat dengan jalan raya. Sapi ditemukan sudah dalam kondisi mati satu ekor tinggal tulangnya lagi, satunya baru disembelih saja,” paparnya.

Lebih lanjut Yitno menjelaskan, pada tahun 2018 lalu peristiwa serupa juga sempat terjadi di wilayah Dusun IV dimana yang menjadi korbannya yakni, adik dan mertuanya.

“Sudah sering, 2018 lalu 2 ekor sapi milik ipar saya juga temukan tinggal tulang, dua bulan kemudian 2 ekor sapi milik mertua saya yang hilang. Harapan kami pelakunya bisa diungkap,” harapnya. (vid)