Dua Kecamatan di Deadline Satu Bulan

753

KALIANDA – Program perpustakaan seru (perpuseru) yang digagas Bupati Lampung Selatan H. Zainudin Hasan di seluruh kecamatan dan desa sepertinya belum sepenuhnya disambut oleh jajarannya.

Pasalnya, hingga saat ini masih terdapat dua kecamatan yang belum menyiapkan ruangan untuk program tersebut. Dua kecamatan itu adalah Kecamatan Rajabasa dan Tanjungbintang.

Kondisi ini membuat Bupati Zainudin Hasan kecewa atas keterlambatan sejumlah jajarannya yang merespon program tersebut. Akibatnya, putra daerah asal Desa Pisang, Kecamatan Penengahan ini memberikan deadline untuk dua kecamatan tersebut sampai dengan satu bulan kedepan.

BACA :  Masih Anonim Sampai Liang Lahat

“Apa saja yang dikerjakan dua camat itu. Kalau memang satu bulan lagi tidak siap, kita ganti saja camat nya. Itu sama saja menyepelekan program. Padahal, kecamatan lainnya sudah semua,”ungkap Zainudin saat diwawancarai wartawan usai rakor di Aula Krakatau Kantor Bupati Lamsel, kemarin.

Dia mengaku kecewa atas kinerja jajaran camat yang lamban menangkap program tersebut. Padahal, pihaknya dengan susah payah memperoleh bantuan komputer yang akan diserahkan ke kecamatan dan desa.

“Saya ini mengemis ke perusahaan untuk mendapatkan komputer dengan gratis. Sudah begini saja tidak bisa berjalan. Gimana kalau komputernya kita suruh beli sendiri. Kalau satu bulan belum juga ada perpuseru, program ini kita tutup dan suruh mengadakan sendiri komputernya,”tukasnya.

BACA :  Hipni Terganjal Melin

Kepala Badan Perpustakaan dan Arsip Daerah Lamsel Sahidi Patah membenarkan jika terdapat dua kecamatan yang belum membentuk perpuseru kecamatan. Sementara perpuseru desa, baru terdapat 52 perpuseru dari 256 desa se-Kabupaten Khagom Mufakat ini.

“Kita minta bantuan para camat agar mendorong desa menyediakan tempat untuk perpuseru. Nanti, selanjutnya akan kita kirim komputer sesuai dengan arahan Pak Bupati,”pungkas Sahidi. (idh)