Dua Tahun BPKB Motor Belum juga Dikeluarkan

802
ILUSTRASI

SIDOMULYO – Dua tahun menagih Bukti Kepemilikan Kendaraan Bermotor (BKPB), Ari Yanto (40) seorang konsumen TVS Motor Cabang Sidomulyo merasa ditipu. Saat ditagih mengenai BPKB, pihak dealer selalu mengelak dan terkesan tidak ditanggapi.

Berdasarkan keterangan Ari, dirinya membeli sepeda motor matic TVS Das pada Februari 2015 lalu secara cash. Namun hingga kini pihak TVS Motor tidak memberikan keterangan yang jelas terkait kepemilikan BPKB.

“Saat ditelpon pihak dealer selalu mengelak. Sudah berkali-kali saya hubungi tidak pernah diangkat. Sedangkan saat didatangi di dealer yang berada di Desa Seloretno, dealer tersebut sudah lama tutup,” kata dia kepada Radar Lamsel, Rabu (19/10) kemarin.

BACA :  Social Distancing ’Nestapa’ Pekerja Informal

Diakui Ari, ia beserta isterinya Yani (30) merasa dirugikan akibat buruknya pelayanan TVS Motor cabang Sidomulyo tersebut. Karenanya, ia sangat berharap pihak dealer segera memberikan kepastian terkait BPKB miliknya tersebut.

“Kalau tidak ada BPKB kan sama saja bodong mas. Padahal, kami membeli secara tunai. Tentu sebagai pelanggan kami merasa dirugikan,” ungkapnya.

Lebih lanjut pelayanan yang tidak memuaskan tersebut menjadi pemicu berkurangnya minat pelanggan. Seharusnya, lanjut Ari meski BPKB jangka waktu dikeluarkannya lama namun pihak dealer harus memberikan kejelasan.

“Meski lama prosesnya akan lebih baik jika disampaikan kepada konsumen. Jangan menggantungkan konsumen dengan cara seperti ini, mungkin masih ada lagi konsumen yang bernasib sama seperti kami yang merasa tertipu oleh TVS Motor cabang Sidomulyo itu,” terangnya.

BACA :  SKB CPNS Ditunda

Terakhir dihubungi pihak dealer seolah melempar tanggungjawab terhadap konsumen. “Terakhir kami hubungi sekitar dua bulan yang lalu, pihak dealer melempar tanggung jawab tidak ada kejelasan,” imbuhnya.

Hingga berita ini diturnkan pihak TVS Motor cabang Sidomulyo belum bisa dimintai keterangan terkait pelayanan terhadap konsumen yang merasa dirugikan tersebut. Saat Radar Lamsel, mendatangi Dealer yang berada di Desa Seloretno dealer itu sudah tidak dibuka lagi bahkan plang nya sudah tidak terlihat. (ver)