Empat Desa Ini Masih Nihil Bayar PBB

481

PALAS – Pemerintah Kecamatan Palas melakukan jemput bola di setiap desa untuk melakukan penagihan pajak PBB. Upaya itu dilakukan guna memburu target realisasi pembayaran Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) tahun 2018.

Petugas Khusus Penagihan Pajak PBB Kecamatan Palas Gunawan mengatakan, untuk mengejar target pembayaran pajak PBB pihaknya terus melakukan jemput bola untuk melakukan penagihan pajak PBB.

“Kami malakukan sistem jemput bola untuk menghimbau segera melakukan penagihan dan penyetoran hasil pajak PBB,” kata  Gunawan kepada Radar Lamsel saat melakukan Monev Pajak PBB di Desa Bumi Asri, Senin (8/10/2018).

BACA :  Palas Gelar Operasi Yustisi

Gunawan menerangkan, untuk tahun 2018 Pembayaran Pajak PBB Kecamatan Palas ditargetkan sebesar Rp 1,4 Miliar. Hingga saat ini baru tercapai dikisaran 27 persen.

“Hingga saat ini baru tercapai 27 persen. Sedangkan bulan Oktober ditargetkan harus tercapai 70 persen di setiap kecamatan,” terangnya.

Disisi lain Gunawan mengungkapkan, rendahnya capaian tersebut juga dikarenakan terdapat empat desa yang masih nihil dalam melakukan realisasi pembayaran pajak PBB.

“Hingga saat ini masih ada empat desa yang masih nihil belum melakukan setoran yaitu Desa Pematang Baru, Desa Pulau Tengah, Desa Palas Pasemah dan Desa Bumiasih,” terangnya.

BACA :  Realisasi PBB di Palas Masih Rendah

Sementara itu Camat Palas Rika Wati mengungkapkan, pihaknya melakukan sitem jemput bola untuk memastikan kedala yang menyebabkan rendahnya capaian pajak PBB di setiap desetiap desa.

“Selain jemput bola kami juga melakukan Monev PBB untuk memastikan apa yang menjadi kendala di setiap desa. Saya berharap bagi desa yang belum melakukan segera melakukan realisasi, karena imbauan Bupati pada Oktober realisasi pajak PBB harus tercapai 70 persen,” tutupnya. (vid)