Empat Warga Balinuraga Diserang DBD

671
Veridial – Petugas Kesehatan Puskesmas Waypanji sedang malakukan fogging di Desa Balinuraga, pasalnya sudah empat orang warga setempat terkena DBD, Rabu (13/4) .

WAY PANJI – Empat warga Desa Balinuraga Kecamatan Waypanji terserang Demam Berdarah dangue (DBD). Mereka dirawat di klinik kesehatan wilayah Candipuro.
Untuk mengantisipasi melebarnya wabah tersebut pihak Puskesmas Waypanji segera melakukan tindakan fogging (pengasapan) dan pemberantasan sarang nyamuk (PSN).
Kepala UPT Puskesmas Kecamatan Waypanji Putu Aryani mengatakan empat warga yang terkena DBD yakni Komang Murte (31), Ketut Tini (35). Keduanya warga Dusun Siderahayu. Lalu, Wayan Harudin (38), Wayan Lebang (28) warga Dusun Banjarsari.
Dari empat orang itu, tiga penderita dirawat di klinik swasta yang ada di Kecamatan Candipuro sedangkan Wayan Lebang (28) dirawat dirumah dengan pengawasan petugas kesehatan.
“Petugas kami turunkan untuk melakukan fogging dan yang terpenting pemberantasan sarang nyamuk,” kata dia kepada Radar Lamsel, Rabu (13/4) kemarin.
Saat disinggung berapa jumlah penderita DBD di Kecamatan Waypanji, Putu mengaku sejak Januari hingga April 2016 sudah ada sebanyak 10 orang. Ia berharap agar masayarakat lebih gencar dalam melakukan PSN. “Agar terhindar dari DBD, wajib kita lakukan PSN tersebut,” katanya.
Putu mengakui bahwa Desa Balinuraga masuk dalam endemik DBD di Kecamatan Waypanji. Dengan demikian sambung dia, pihak Puskes harus bekerja ekstra dalam memberantas penyakit tersebut. “ Tentunya dengan melaksanakan fogging, PSN, dan 3M plus,” imbuhnya.
Menanggapi hal tersebut Kades Balinuraga Made Sintre mengharapkan agar masyarakat mengikuti arahan dan petunjuk dari petugas kesehatan yang turun ke lapangan untuk memberantas nyamuk penyebab DBD. “ Jika sudah diikuti dampaknya tentu bagi warga sendiri,” ujarnya.
Kawasan Balinuraga sambung dia, memang menjadi langganan DBD karena dekat dengan perkebunan karet. “ Dekat dengan kebun karet, mungkin banyak mangkuk sadapan yang masih banyak digenangi air,” kata dia.
Selain itu juga saya lihat lingkungan disini banyak barang bekas yang tidak terpakai dan jadi sarang nyamuk. “ Upaya kami ya harus segera dibersihkan, dengan memberantas sarang nyamuk akan lebih efektif,” pungkasnya. (Cw3)

BACA :  Lapas Kalianda Gelar Sidang Daring