Fly Over Natar ’Kritis’ Krisis Perawatan

127
Ist - Ketua HMPD Sadli Sihotang saat menyemprotkan racun ke tanam tumbuh yang ada di tengah jembatan layang yang sudah memprihatinkan, Minggu (22/3).

NATAR – Jembatan layang Natar yang dibangun sekitar 17 tahun lalu dinilai sudah sangat memprihatinkan, kontruksi dikhawatirkan membahayakan karena belum ada perbaikan. Hal itu disampaikan oleh Ketua Himpunan Masyarakat Pembangun Desa (HMPD) Sadli Sihotang saat membersihkan jembatan tersebut.

Ia mengatakan, kondisi Fly over Natar merupakan zona kritis infrastruktur dan sangat butuh perawatan. “Kami menilai jembatan ini harus ada renovasi terkait fasilitas Umum yang sudah puluhan tahun ini sebab terdapat banyak keretakan di area struktur ,pedestrian hingga lobang di atas Fly over sendiri,” ungkapnya.

Ia menambahkan, jembatan layang itu butuh peran cepat tangap dari pemerintah provinsi lampung dalam menyelesaikan permasalahan itu. “Karena jika tidak diselesaikan maka dampak negatif seperti gagal struktur, patah Balok struktur, kecelakaan akibat lobang serta banyak lagi dampak yang bisa ditimbulkan,” kata dia.

Sadli mengatakan pihaknya tidak akan berhenti melakukan aksi jika Fly Over tidak juga bersih dan diperbaiki. “Ya kami ingin wajah kecamatan natar ini sedap dipandang, karena menurut saya icon Kecamatan Natar adalah Fly Over ini,” katanya.

Menurutnya, dukungan dari semua pihak sangat dirasakan oleh HMPD mulai dari Camat Natar Eko Irawan hingga 26 desa yang ada di Kecamatan Natar serta TNI/Polri. “Kami juga berupaya mengajak warga seluruh desa untuk terbiasa membuang sampah pada tempatnya,” ucapnya. (kms)