Gali Potensi di Tengah Pandemi

51
Ist - Suasana lomba memasak olahan Ubi yang digelar di halaman depan Masji Annubuwah, Kompleks Ponpes Alfatah, Muhajirun.

NATAR – Setelah dua kali diadakan lomba memasak labu kuning dan jagung, kini Ummahat (ibu-ibu) di Dusun Al-Muhajirun, Desa Negara Ratu kembali mengikuti lomba memasak dengan bahan utama ubi.

Lomba memasak olahan ubi yang diadakan Tim Ribath Covid-19 (TRC-19) Lampung bekerja sama dengan Koordinator Muslimat Muhajirun Lampung dan mengangkat tema “Menggali Potensi Kreatifitas Umahat Untuk Menumbuh-kembangkan Perekonomian Umat”.

“Kami ingin ummahat Muhajirun tidak hanya menjalankan perannya sebagai ibu, tapi juga berperan dalam menjadikan kampung wahyu ini menjadi pusat oleh-oleh di Lampung,” ujar Ketua Koordinator Muslimat Miftahussa’adah.

BACA :  Camat Turun ke Desa Geber PBB

Ia juga menyampaikan dengan haru, setelah satu bulan yang lalu diadakan lomba memasak labu kuning dan jagung, potensi ummahat terlihat semakin luar biasa.

Sementara Sekretaris TRC-19, Waliyulloh mengapresiasi semangat ummahat dan berharap agar terus konsisten.

“Kami TRC jadi punya PR, jangan sampai makanan2 ini cuma dinilai, dicicipi oleh juri dan yang buat. Tapi berusaha bagaimana caranya labeling makanan supaya kemudian layak jual,” katanya.

BACA :  Jelang 9 Desember, Warga Serbu Pelayanan KTP

Disamping itu, Tokoh Masyarakat Budiarso berpesan agar produk yang dihasilkan bisa meningkatkan ukhuwah.

“Kita bisa pasarkan diantara ikhwan. Belanja ukhuwah, ibadah untuk meningkatkan Jama’ah. Insya Allah pasar akan tercipta sendiri. Bukan hanya Muhajirun tapi semua ikhwan,” ujarnya.(kms)