Gapasdap Bakauheni Siap Layani Pemudik Angkutan Lebaran

208
Foto Ilustrasi

Beri Santunan kepada 100 Anak Yatim

BAKAUHENI – Memasuki H-7 angkutan lebaran tahun ini, berbagai persiapan menghadapi arus mudik dan arus balik di pelabuhan Bakauheni terus ditingkatkan. Sebagai pusat penyeberangan terpadat yang menghubungkan pulau Jawa-Sumatera, pelabuhan ini menjadi sorotan semua pihak.

Untuk itu, sebagai penyedia armada penyeberangan, pihak Gabungan Pengusaha Angkutan Sungat Danau dan Penyeberangan (Gapasdap) Bakauheni telah mempersiapkan diri sejak jauh hari.

Menurut Ketua Gapasdap Bakauheni Warsa, pada angkutan lebaran tahun ini pihak Gapasdap dan PT. ASDP Indonesia Ferry cabang Bakauheni menyiapkan 63 kapal dari jumlah total 68 kapal feri yang ada di Selat Sunda.

Dari jumlah itu, kata Warsa, akan dioperasikan 35 kapal setiap hari. Sebanyak 35 kapal yang beroperasi akan membuka layanan di dermaga eksekutif lima kapal dan 30 kapal membuka layanan di dermaga reguler (1-6). “Setiap hari sebanyak 35 kapal yang beroperasi. Sedangkan 28 kapal lainnya istirahat (standby) diperairan Bakauheni dan Merak,” kata Warsa kepada Radar Lamsel, kemarin.

BACA :  Menara Siger dan Pelabuhan Dimandikan

Disinggung lima kapal yang tidak dapat beroperasi selama angkutan lebaran tahun ini, Ketua Gapasdap Bakauheni ini mengatakan, lima kapal yakni KMP Salvatore, KMP Mitra Nusantara, KMP Panorama Nusantara, KMP Royal Nusantara dan KMP Shalem sedang melaksanakan perbaikan rutin (Docking).

“Ada lima kapal tahun ini tidak bisa beroperasi untuk melayani penumpang selama angkutan lebaran berlangsung karena waktunya melaksanakan perbaikan rutin setiap tahun atau Docking. Dengan beroperasi sebanyak 63 kapal di Selat Sunda sudah dirasa mencukupi. Karena setiap hari kapal yang beroperasi sebanyak 35 kapal,” papar Warsa.

Untuk memberikan pelayanan kepada penumpang baik didermaga dan diatas kapal, tambahnya, pihak Gapasdap dan masing-masing perusahaan kapal telah memiliki standar operasional. “Yang jelas kami selaku pengelola armada kapal feri akan memberikan pelayanan terbaik kepada penumpang baik diatas kapal dan didermaga,” pungkasnya.

BACA :  Skenario Pencegahan Covid-19 di Dalam Kapal

Disisi lain, sebagai bentuk kepedulian terhadap sesama dan anak yatim piatu, Gapasdap Bakauheni menggelar buka puasa bersama (Bukber) diareal kantor Gapasdap Bakauheni. Kegiatan rutin setiap tahun pada Bulan Suci Ramadhan itu merupakan agenda yang tidak bisa ditinggalkan.

Ketua Gapasdap Bakauheni Warsa mengatakan, seperti tahun-tahun sebelumnya, pihaknya akan memberikan santunan kepada anak yatim seputar Bakauheni. “Kegiatan ini setiap tahun kami gelar yang dirangkai dengan buka puasa bersama lalu memberikan santunan kepada anak yatim piatu di Bakauheni dan sekitarnya sebanyak 100 anak,” kata Warsa.

“Ini adalah ungkapan rasa syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa atas karunianya yang diberikan kepada kita semua. Pada bulan yang penuh berkah ini, kita manfaatkan dengan berbagi kepada sesama yang membutuhkan,” imbuhnya. (man)