Gedung Bersejarah Ngandan Rasan Dipercantik

746
Idho Mai Saputra – Camat Kalianda Erdiansyah, SH, MM menanam tanaman bunga di Gedung Ngandan Rasan bersama warga sekitar, kemarin.

KALIANDA – Menjaga dan mempertahankan aset bersejarah di kawasan Kota Kalianda memang menjadi komitmen Camat Kalianda Erdiansyah, SH, MM.

Minggu (22/1) kemarin, pimpinan putra daerah kelahiran Kalianda ini bersama masyarakat Lingkungan 04 Sukamandi, Kelurahan Bumiagung dan warga sekitar gedung pertemuan Ngandan Rasan melakukan gotong royong untuk mempercantik bangunan yang berdiri tepat di depan rumah dinas wakil bupati tersebut.

Gotong royong yang dilakukan puluhan masyarakat itu atas kesadaran warga sekitar akibat keresahan akan aktifitas para pemuda yang menyalahgunakan gedung tersebut. Bahkan, seringkali gedung tersebut menjadi tempat nongkrong yang negatif pada waktu malam hari.

BACA :  Kejari Lamsel Beri Sembako Untuk Pegawainya

“Kami sangat berterimakasih atas kepedulian masyarakat sekitar gedung yang telah memanfaatkan gedung ini. Memang kondisinya belum maksimal. Tetapi, dengan gotong royong mudah-mudahan bisa lebih baik,”ungkap Erdiansyah disela kegiatan.

Pihaknya akan membantu dan memfasilitasi warga sekitar yang akan memanfaatkan gedung tersebut sesuai fungsinya. Bahkan, kedepan gedung bersejarah tersebut akan digunakan untuk berbagai even pemerintahan maupun masyarakat.

“Ini adalah gedung yang memang milik pemerintah kecamatan. Jadi, kalau gedung ini sudah bagus akan kita aktifkan kegiatan apa saja disini. Agar, Kalianda menjadi lebih hidup. Saya juga sangat senang karena warga dengan swadaya sudah menggunakan gedung ini sesuai fungsinya,”tutupnya.

BACA :  1.000 APD Masih Dipesan

Sementara itu, Arpan (41) warga setempat membenarkan jika dalam kurun waktu dua bulan terakhir gedung tersebut sudah digunakan untuk bermain bulu tangkis. Sehingga, tidak ada lagi kalangan pemuda yang menyalahgunakan keberadaan gedung tersebut.

“Kalau dulu, hampir tiap malam ada yang nongkrong disini. Entah apa yang mereka lakukan. Terkadang, ada juga pasangan muda-mudi yang masuk ke gedung ini pada saat malam hari. Tetapi, sekarang sudah lebih rapi dan tidak ada lagi yang berani masuk selain berlatih bulu tangkis,”pungkas Arpan. (idh)