Gemar Ikan Menjamah PAUD

115
Kemas Yogi - Sejumlah guru dan murid PAUD Perintis berpose bersama Kades Karangrejo Feriode dan Bunda PAUD Desa Karangrejo usai memakan ikan bersama, Kamis (21/11).

PALAS – Sebagai wilayah yang memiliki potensi budidaya ikan air tawar, Pemerintah Kecamatan Palas terus mengkampanyekan gerakan makan ikan kepada masyarakat. Terlebih pada  momentum peringatan Hari Ikan Nasional.

          Hal tersebut diutarakan oleh Sekretaris Kecamatan Palas, Darmawan pada saat menghadiri gerakan edukasi makan ikan pada peringatan Hari Ikan Nasional (Harkanas) di Paud AL-Iklas di Desa Mekar Mulya, Kamis (21/11).

          Darmawan mengatakan, Hari Ikan Nasional yang diperingati setiap 21 November ini menjadi menjadi momentum untuk mengkampanyekan gerakan makan ikan kepada masyarakat.

          Apa lagi selama ini Kecamatan Palas digadang memiliki potensi budaya ikan air tawar yang cukup besar di wilayah Lampung Selatan.

          “Sebagai kecamatan yang memilik potensi budidaya ikan air tawar, Pada momentum Hari Ikan Nasional ini pemerintah Kecamatan Palas mengajak masyarakat untuk gemar makan ikan,” ujar Darmawan kepada Radar Lamsel, di sela kegiatan edukasi makan ika tersebut.

          Darmawan menerangkan, gerakan edukasi makan ikan pada momen Hari Ikan Nasional ini dilakukan secara serentak di seluruh PAUD di Indonesia. Upaya ini dilakukan pemerintah untuk menekan angka stunting.

BACA :  UMKM di Palas Terima Bantuan Stimulus

          Maka ia berharap gerakan makan ini dapat diterapkan kepada seluruh masyarakat, terutama kepada anak-anak Kecamatan Palas sebagai upaya mencegah stunting dan mewujudkan generasi yang cerdas.

          “Harapan kami gerakan gemar makan ini dapat diterapkan di Kecamatan Palas. Karena yang kita ketani ikan memiliki kandungan nutrisi yang tinggi untuk mencegah stunting dan mencerdaskan generasi muda,” harapnya.

          Sementara itu Bunda PAUD AL- Iklas Yeyen mengatakan, gerakan makan ini tidak hanya dilaksanakan setiap peringatan Hari Ikan Nasional saja. Namun gerakan edukasi untuk mengajak anak-anak untuk gemar makan ikan ini akan dilaksanakan  setiap satu pekan.

          “Kami juga akan selalu berupaya gerakan makan ini paling tidak bisa dilaksanakan satu kali dalam sepekan. Dengan harapan bisa mencegah stunting,” pungkasnya.

          Pada bagian lain, langkah Desa Karangrejo, Kecamatan Jati Agung dalam mencegah stunting adalah dengan mengedukasi anak-anak untuk gemar memakan makanan yang bergizi dan salah satunya adalah ikan.
          Hal itu dipraktikkan langsung oleh Bunda PAUD Desa Karangrejo Dian Septiana Sari bersama seluruh murid PAUD Perintis dengan memakan ikan bersama.
          Menurut Dian, banyak cara yang dilakukan pihaknya dalam mengantisipasi stunting salah satunya dengan kampanye gerakan makan ikan tersebut. “Program ini hanya satu diantara banyak program pencegahan stunting lainnya,” kata dia kepada Radar Lamsel, Kamis (21/11).
          Ia menambahkan, pencegahan stunting sendiri tidak bisa dimulai dari tumbuh kembang anak saat sudah lahir. Tetapi saat ibu hamil harus mendapat asupan yang bergizi. “Jadi, saya sebagai Ketua PKK juga mengajak agar semua warga memberikan perhatian lebih kepada ibu hamil, bila perlu diperhatikan pola makannya,” ucapnya.
          Sementara itu Kades Karangrejo Feriode menjelaskan, kampanye gemar memakan ikan akan didukung oleh Pemerintah desa (Pemdes) Karangrejo sebagai salah satu program unggulan. “Nanti sasarannya bukan hanya anak PAUD, tetapi yang sudah SD, SMP bahkan SMA juga harus dikampanyekan gemar memakan ikan,” tuturnya.
          Menurut dia, Protein ikan sangat bagus bagi anak dalam masa pertumbuhan apalagi harga ikan jauh lebih murah ketimbang daging. “Harga juga lebih murah, saya kira setiap keluarga minimal harus mengkonsumsi ikan 1 kg dalam seminggu,” pungkasnya. (vid/kms)

BACA :  Masuki Masa Kampanye, Foto Nanang Diturunkan