Giliran Cabai Merah Berangsur Naik

576
Veridial – Aktifitas perdagangan di Pasar Sidomulyo berlangsung normal kemarin. Namun harga cabai merah mulai tembus di angka Rp 24.000 perkilogram, Rabu (28/6).

SIDOMULYO – Sejumlah kebutuhan pokok jelang lebaran perlahan mulai mengalami kenaikan harga. Setelah gula merah yang tembus di angka Rp 24.000,- per kilogram kini harga cabai merah juga perlahan naik.
Pantauan Radar Lamsel dibilangan pasar Sidomulyo, cabai merah yang semula Rp 18.000,- per kilogram merangkak naik di angka Rp 24.000,- per kilogram atau naik Rp 6.000,- per kilogram.
Kenaikan ini kian menambah pusing para ibu rumah tangga. Pasalnya bumbu dapur yang satu ini menjadi andalan kaum perempuan untuk memperlezat masakannya. “Kemarin gula, sekarang cabai, ya beginilah jika sudah mendekati lebaran,” ujar Sakinah (40) salah seorang pembeli.
Sakinah mengatakan jika kenaikan ini tidak segera diatasi para konsumen tentu harus memutar otak agar pengeluaran dibulan suci ramadhan tidak membengkak.
“Pihak terkait harus cepat mengatasi kenaikan ini, karena jika cabai naik, tidak menutup kemungkinan tomat dan bawang juga ikut naik,” kata dia kepada Radar Lamsel, Rabu (28/6).
Hal senada juga diungkapkan oleh Neti (35) ibu rumah tangga asal Sidowaluyo ini mengatakan, kenaikan yang terjadi membuat dirinya harus mengirit pemakaian bahan dasar cabai. “Bagi saya memasak tidak menggunakan cabai itu kurang nikmat. Mau tidak-mau harus beli,” ujarnya.
Kenaikan ini akibat pasokan dari para petani cabai yang mulai menurun. Terlebih menjelang lebaran para penampung cabai enggan menjual dengan harga murah. “Dari pengepul cabai harganya sudah naik mas,” ujar Watini (50) pedagang cabai.
Lebih lanjut Watini mengatakan, sepekan menjelang lebaran para pedagang juga dikhawatirkan dengan melonjaknya harga-harga kebutuhan pokok lainnya. “Bukan hanya pembeli yang dipusingkan, pedagangpun juga ikut pusing,” katanya lagi.
Watini mengharapkan agar kenaikan pada cabai merah tidak diikuti oleh bumbu dapur lainnya. Sebab, jika semua harga naik. Omset para pedagang juga ikut menurun. “Jika harga naik, omset kami juga menurun,” imbuhnya.
Terpisah, Kepala UPT Dinas Perdagangan dan pasat Alyas, S.E, membenarkan kenaikan harga yang terjadi pada cabai merah tersebut. “Iya, cabai merah naik Rp 6.000,” ujar Alyas saat ditemui di ruang kerjanya.
Alyas mengatakan, kenaikan ini terjadi sejak Rabu (28/6) pagi. Kerena sejumlah pedagang mulai kesulitan mendapatkan suplay dari para petani cabai.
Namun Alyas mengatakan jika pihaknya sudah turun mengecek ke pengepul cabai yang ada di Sidomulyo. “Pihak kami sudah melakukan pengecekan terkait masalah ini, mudah-mudahan bisa segera turun sebelum lebaran,” pungkasnya. (ver)

BACA :  Dua Bulan Rampungkan Kepengurusan
BAGIKAN