Golkar Lamsel Segera Buka Penjaringan Balonkada

66
Foto net Ismet Jayanegara

KALIANDA – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) II Golkar Lampung Selatan, masih menunggu persetujuan DPD I Golkar Lampung untuk membuka penjaringan bakal calon kepala daerah – wakil kepala daerah (balonkada) Lamsel 2020 mendatang.

Meski belum menetapkan waktu penjaringan namun partai berlambang pohon beringin ini tak mau hanya sebatas meramaikan kontestasi lima tahunan tersebut.
Itu ditegaskan Ketua DPD II Partai Golkar Lamsel, Ismet Jayanegara saat dihubungi Radar Lamsel, perihal penjaringan balonkada.

“ Waktu penjaringan masih menunggu persetujuan DPD I. Yang jelas Golkar tak mau hanya sebatas meramaikan kontestasi saja. Tujuan kami adalah menang di Pilkada Lamsel 2020 mendatang,” ujar Ismet, Rabu (11/9).

BACA :  Begini Cara Klaim JHT Online

Karenanya, usai persetujuan jadwal balonkada terbit. Maka DPD II Golkar Lamsel mempersilakan siapa saja yang ingin mendaftar sebagai Balonkada usungan Golkar. Ia pun memprediksi bahwa jadwal tersebut kemungkinan terbit akhir bulan ini.

“ Kemungkinan persetujuan dari DPD I keluar akhir bulan ini (September). Siapapun itu baik kader terbaik Golkar ataupun masyarakat umum yang siap maju di Pilkada Lamsel untuk mendaftar ketika jadwal sudah ditetapkan,” terangnya.

Masih kata Ismet, juklak terkait itu sudah dikeluarkan oleh DPP Golkar. Termasuk pembentukan tim 9 yang diketuai oleh Syahroni. Artinya kata dia, semua kerangka sudah siap tinggal menunggu jadwal dari DPD I.

BACA :  Iuran BPJS Kesehatan Turun: Tunggu Perpres!

“ Dalam juklak DPP menetapkan dua bulan sebelum pendaftaran di KPU, kami sudah mengusung nama calon. Seandainya KPU membuka Juni maka dua bulan sebelum bulan Juni itu kami sudah mantap,” sebut Ismet.

Lebih lanjut Ismet menerangkan dalam hal penjaringan Balonkada yang bakal diusung nanti, Golkar tidak main-main. Sebab proses penyaringan calon pun memakan waktu enam bulan, dua bulan di DPP, dua bulan di DPD I dan dua bulan di DPD II.

“ Mengapa demikian? Karena kami tidak sembarangan menentukan calon, semua calon yang bakal diusung harus disaring benar sebelum ditetapkan,” pungkasnya. (ver)