Gratiskan Pengobatan Pasien Kurang Mampu

41
Kemas Yogi - Klinik Asy Syfa Kasih Medical Centre di Desa Sukadamai terus melanjutkan program unggulannya dengan menggratiskan pengobatan kepada warga yang tidak mampu.

NATAR – Klinik Asy Syfa Kasih Medical Centre di Desa Sukadamai terus melanjutkan program unggulannya dengan menggratiskan pengobatan kepada warga yang tidak mampu. Tidak hanya itu, khusus bagi anak yatim pihak Klinik juga menggratiskan khitan.

Pemilik Klinik Asy Syfa Kasih Medical Centre dr. Annisa Putri mengatakan pihaknya hadir di Desa Sukadamai tidak hanya memikirkan keuntungan belaka melainkan untuk memudahkan masyarakat yang ingin mendapatkan pelayanan kesehatan maksimal namun dengan tarif yang terjangkau. “Program gratis itu rutin kami lakukan, bahkan untuk ambulan juga kami gratiskan, semua itu dilakukan agar masyarakat di desa merasakan fasilitas kesehatan yang maksimal,” ungkapnya kepada Radar Lamsel, Senin (13/1).

BACA :  Warga Tagih Komitmen Perbaikan Jalan

Ia menambahkan, pelayanan maksimal terus dijaga oleh pihaknya termasuk memberikan pelayanan UGD 24 jam, pasien diperiksa dokter 100% yang jaga bukan perawat atau bidan, rawat jalan 24 jam, USG kebidanan dan penyakit dalam, rekam jantung, ambulan 24 jam siap antar- jemput kerumah pasien, layanan promil, sunat modern dengan berbagai metode, dokter berkualitas dan paramedis yang ahli, pengobatan gratis lansia hampir setiap bulan diadakan. “Kami melayani pasien terlebih dahulu tanpa minta uang muka, pasien miskin bisa berhutang dengan meninggalkan KTP asli dan bisa dicicil sampai lunas, harga sangat terjangkau, gratis konsultasi jika tanpa obat serta obat-obatan yang berkualitas,” paparnya.

BACA :  Kapitasi Puskesmas Hajimena Turun Hingga 4.000 Peserta

Ia berharap, apa yang dilakukan pihaknya memotivasi para medis khususnya dokter agar turun kembali ke desa-desa dan berjuang untuk memajukan fasilitas kesehatan di tingkat desa. “Kami ingin semua warga baik di pelosok desa juga mendapatkan pelayanan kesehatan yang baik, sama dengan pasien di kota-kota,” tuturnya. (Kms)

BAGIKAN