Harga Daging Tembus Rp120 Ribu

848

KALIANDA – Harga daging sapi di bilangan Pasar Inpres Kalianda menjelang bulan suci Ramadhan 1437 hijriah tahun ini menembus Rp120 ribu per kilogram.
Angka itu mengalami kenaikan harga Rp10 ribu per kilogram dibandingkan pekan sebelumnya yang hanya Rp110 ribu per kilogramnya.
Menurut pedagang, kenaikan harga daging sapi dipicu dari tingginya permintaan warga saat memasuki awal bulan puasa. Sehingga, para peternak menaikan harga jual hewan sapi kepada para pedagang.
“Terpaksa kami jual dengan harga tinggi karena memang dari peternaknya sudah naik. Alasan mereka karena banyak permintaan namun barangnya sedikit,”ungkap Suhendra (30) salah seorang pedagang daging, Minggu (5/6) kemarin.
Mereka memastikan harga daging sapi tetap bertahan hingga menjelang hari Raya Idul Fitri, mendatang. Namun, tidak menutup kemungkinan akan turun karena minimnya stok hewan sapi di peternak.
“Meski harga daging sapi mengalami kenaikan, tetapi masih banyak pembeli. Walaupun mereka membeli hanya untuk sekedar kebutuhan konsumsi,”imbuhnya.
Sementara itu, Halimah (34) salah seorang pembeli mengatakan, meski harga daging sapi mengalami kenaikan harga yang signifikan, dirinya tetap untuk membeli meskipun hanya sedikit. Karena, hal tersebut sudah menjadi tradisi setiap memasuki hari raya.
“Sudah biasa harga naik menjelang bulan puasa. Setiap tahun juga kondisinya seperti ini. Kalau tidak bisa membeli satu kilogram, kami beli setengahnya saja yang penting ada untuk menyambut puasa,”singkat Halimah.
Pantauan Radar Lamsel, selain daging sapi harga ayam potong juga mengalami kenaikan harga. Satu ekor ayam potong ukuran sedang mencapai Rp40 ribu atau naik sebesar Rp5 ribu dari harga.
Sedangkan, untuk harga kebutuhan pokok lainnya seperti beras, gula, minyak goreng, bumbu masak dan sayur mayur hanya mengalami kenaikan harga yang relatif rendah antara Rp500-Rp1.000.(idh)