Harga Udang Vanem Berangsur Normal

148
ILUSTRASI

SRAGI – Pelonggaran status Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) yang dilakukan oleh pemerintah bardampak baik terhadap kenaikan harga udang vaname di wilayah Lampung Selatan.

Salah satu sektor pertambakan di Lampung Selatan yang merasakan kenaikan harga udang vaname itu yaitu, di Desa Bandar Agung, Kecamatan Sragi. Dimana pada masa PSBB lalu harga udang vaname sempat terpuruk diangka Rp 38.000 per kilogram, kini telah merangkat naik menjadi Rp 57.000 per kilo gram.

Arda (47) salah satu petani tambak Desa Bandar Agung mengatakan, harga udang mulai kembali membaik sejak satu bulan terakhir. Dimana harga udang mengalami kenaikan secara berangsur, hingga menyentuh angka Rp 57.000 per kilo gram.

“Harga udang saat ini sudah lumayan bagus. Terutama selama satu bulan ini, meski naiknya enggak besar tapi rutin. Sekarang harga udang sudah dinggak Rp 57.000 per kilogramnya,” ujar Arda memberikan keterangan  kepada Radar Lamsel, Rabu (17/6).

BACA :  Program PSR Terancam Gagal

Arda menerangkan, pada masa PSBB beberapa bulan lalu berdampak buruk pada harga udang vaname di wilayah tersebut. Bahkan pada pertengahan Maret harga udang sempat jatuh di angka Rp 38.000 per kilo gramnya.

“Mungkin dulu turun karena aktivitas ekspor dan swalayan ditutup, jadi harga anjlok sangat dirasakan petani. Tapi sekarang Alhamdulillah harga sudah bagus lagi,” ucapnya.

Kenaikan harga udang vaname tersebut diamini oleh Kelompok Budidaya Perikanan (Pokdakan) Windu Wijaya Desa Bandar Agung, Numi Candra. Ia mengungkapkan harga udang vaname ditingkat petani saat ini berada di kisaran Rp 55.000 – Rp 57.000 per kilogramnya.

BACA :  Bertahun Dikeluhkan, Cadong Tak Pernah Ditertibkan DKP

“Permintaan udang saat sudah mulai meningkat, karena super market di kota-kota besar sudah mulai dibuka. Sekarang harga jual udang vaname berada dikisaran Rp 55.000 sampai Rp 57.000 untuk size 100,” terangnya.

Untuk produksi hasil panen pada satu bulan terakhir, sambung Candra, juga cukup baik. Dalam satu kali tebar sebanyak 13.000 benih rata-rata mengasilkan 1,3 ton udang vaname.

“Untuk tingkat produksi cukup baik. Hanya saja saat ini cuaca kurang bagus jadi petani tidak berani tebar benih yang banyak. Harapan petani kenaikan harga udang akan bertahan, kerana selama empat bulan terakhir petani banyak yang merugi karena harga yang anjlok,” harapnya. (vid)