Harus Visioner, Kreatif dan Inovatif

152
ILUSTRASI

WAYSULAN – Pelaksana tugas (Plt) Bupati Lampung Selatan, Nanang Ermanto melantik sejumlah Penjabat (Pj)  Kepala Desa di beberapa kecamatan. Tiga diantaranya Pj. Kades asal Kecamatan Waysulan.

Berikut nama-nama PJ kades yang di lantik dan Kepala Desa masa jabatannya berakhir: Kades Talang Waysulan Muhidin digantikan Pj. Kades Subadi,S.Pd . Kemudian, Kades Karang Pucung Kusyati digantikan PJ. Kades Sadeli Hasan, lalu Kades Mekarsari Abdul Farid digantikan Pj, Kades Wadini, SE.

Pelantikan itu setelah dikeluarkannya Keputusan Bupati  Lampung Selatan No. B/748/ I. 02/HK/2020 dan Keputusan Bupati Lampung Selatan No. B/750/I.02/HK/2020 tentang pemberhentian Kepala Desa dan pegangkatan penjabat kepala desa.

Plt. Bupati Lamsel Nanang Ermanto menekankan kepada PJ Kades yang baru di lantik untuk lebih visioner, kreatif dan inovatif. Serta menjalankan tanggungjawab sesuai dengan peraturan dan perundang-undangan yang berlaku.

” Dalam menjalankan tugas saya tekankan seluruh Kades harus berorientasi kepada hukum dan peraturan yang berlaku serta pengabdian yang tulus.  Sehingga program pembangunan bisa optiml, ” ujar Nanang Ermanto, di Kecamatan Way Sulan Senin (20/1).

Tak lupa ia mengucapkan selamat kepada PJ Kades yang baru dilantik. ” Semoga amanah dan dapat melayani masyarakat dengan baik. Harus penuh tanghung jawab dan dapat bersama-sama membangun desa serta dapat bermitra dan bekerjasama dengan Badan Permusyawaratan Desa (BPD),” kata Nanang Ermanto.

Politisi PDIP Lamsel ini mengatakan bahwa pemerintah desa merupakan unsur terdepan yang bersentuhan langsung dengan masyarakat mempunyai kedudukan dan peran strategis.

” Untuk itu Penjabat Kepala Desa di harapkan ceoat tanggap terhadap perkembangan situasi dan kondisi di desa. Sehingga mampu mengakomodasi kepentingan masyarakatnya, ” kata orang nomor satu di bumi khagom mufakat itu.

Acara pelantikan tiga PJ kepala desa itu dilaksnakan di halamam kantor KecamatanWay Sulan. Dihadiri oleh jajaran Pemkab Lamsel, Danramil Katibung  Kapten. Kev. Sukardi, Kapolsek Katibung Iptu. Wido Dwi AF Zaen, anggota DPRD Lamsel dari Fraksi PKS Dede Suhendar, S. Pd, Camat Waysulan Munir, Seluruh Kades Way Sulan dan masyarakat sekitar.

Sebelum melakukan pelantikan Pj. Kades di Way Sulan, Plt. Bupati Lamsel lebih dulu melantik Pj.Kades di Sragi. Keempat Pjs Kades yang dilantik tersebut yaitu, Amar sebagai Pjs. Kepala Desa Mandalasari, Suhadi sebagai Pjs. Kepala Desa Margasari, Ahmad Zahri sebagai Pjs. Kepala Desa Sukapura, dan Mastur sebagai Pjs. Kepala Desa Sumbersari.

Nanang mengatakan, Pjs. Kepala Desa yang telah dilantik tidak hanya mengemban tugas untuk melanjutkan roda pemerintahan desa. Tetapi juga memiliki tugas untuk mengkondusifkan masyarakat menjelang pemilihan kepala desa pada 2021 mendatang.

“Pelantikan ini menjadi penanda kades yang lama telah habis masa jabatan. Pjs Kades yang telah dilantik tidak hanya melanjutkan roda pemerintahan tetapi juga menjaga situasi menjelang pilkades,” ujar Nanang Ermanto dihadapan ratusan masyarakat Kecamatan Sragi.

Nanang menjelaskan, dalam memimpin desa untuk satu tahun kedepan, Pjs. Kades yang telah dilantik diharapkan bisa membangun suasana yang sejuk dan kondusif. Dan tidak membuat masyarakat berkotak-kotak atau terpecah belah.

“Pjs. Kades jangan membuat masyarakat menjadi berkotak-kotak.  Selama kurang lebih satu tahun menjabat ini Pjs Kades harus bisa menciptakan suasana masyarakat yang sejuk dan kondusif,” terangnya.

Tidak hanya disitu saja, dalam memimpin roda pemerintahan desa, Pjs. Kades juga tidak dianjurkan untuk mengganti aparatur desa. Nanang mengharapkan Pjs. Kades bisa menanamkan kebersamaan dan mengutamakan pembinaan.

“Jangan ganti aparatur desa, Pjs. Kades juga harus bisa menanamkan kebersamaan dan mengutamakan pembinaan untuk aparatur desa,” ucapnya.

Dalam kesempatan tersebut Nanang juga mengibau Kepala Desa di Kecamatan Sragi, dapat meningkatkan gotong royong membersihkan lingkungan desa. Sebagai upaya meminimalisir ancaman banjir dan wabah DBD.

“Harapan kami seluruh kades bisa mengajak masyarakatnya untuk membersihkan lingkungan. Sehingga ancaman banjir dan wabah DBD di musim hujan ini bisa diminimalisir,” harapnya. (CW2/vid)