Home Industri, Bantu Pendapatan Keluarga

1003

PALAS – Meski baru berjalan sekitar lima bulan, pembuatan permen siger lolipop di Dusun Trans 27, Desa Bumidaya, Kecamatan Palas, sedikit banyak telah membantu para ibu rumah tangga dan remaja putus sekolah dengan mendapatkan tambahan penghasilan.
Sumardi (40) salah seorang penggagas pembuatan permen siger lolipop mengatakan, setiap hari mempekerjakan ibu-ibu rumah tangga yang ada disekitar rumahnya. Pada malam hari, pekerjaan tersebut diteruskan oleh remaja putus sekolah. Penghasilan yang bisa diperolah dalam satu hari, pekerja bisa mendapatkan hasil Rp 50-75 ribu.
“Dalam satu hari, kami bisa memproduksi permen sebanyak 2.000-3.500 butir. Permen tersebut, sementara pemasarannya dititipkan ke warung-warung yang ada di seputaran Palas, Way Panji, Sidomulyo, Kalianda dan sampai ke Bandarlampung,”kata Sumardi, Senin (19/10).
Dalam membuat permen siger lolipop, Umar panggilan sehari-hari bapak dua anak ini mengaku, dibuat secara tradisional. Meskipun begitu, ia tetap mengurus izin usahanya ke Dinas/Instansi terkait. Ia juga berharap, usahanya mendapatkan perhatian dari Pemerintah Kabupaten Lamsel.
“Alhamdulillah, kami bisa membantu warga sekitar untuk mendapatkan tambahan penghasilan. Agar produk kami tetap diminati oleh masyarakat, kami selalu mengedepankan mutu dan kualitas. Mudah-mudahan ini ada perhatian dari Dinas/Instansi terkait, agar usaha kami bisa terus berkembang,”imbuhnya.
Marsi (35) salah seorang pekerja mengaku, ia merasa terbantu dengan adanya usaha pembuatan permen siger lolipop. Sebelumnya, ia hanya bisa membantu suami dengan menjadi buruh tani. Ia juga berharap usaha pembuatan permen terus berjalan untuk bisa membantu memebuhi kebutuhan keluarga.
“Pekerjaan yang kami lakukan tidak terlalu berat, tetap hasilnya lumayan untuk tambahan kebutuhan. Kami juga merasa senang, karena hasil yang kami buat bisa diterima oleh masyarakat. Moga-moga usaha ini tetap berjalan dan kami bisa terbantu,”kata Marsi.
Hal sama dikatakan Juwani (40). Ia juga merasa terbantu dengan adanya usaha pembuatan permen lolipop. Dalam satu hari, ia bisa mendapatkan penghasilan Rp 50 ribu. “Lumayan bisa buat tambahan dan menutupi kebutuhan keluarga,”ujar Juwani. (gus)