Huntap Molor Ditarget Lagi

66
Ilustrasi Huntap

KALIANDA – Belum tuntasnya masalah pengadaan lahan hunian tetap (huntap) bagi korban tsunami tidak menghambat langkah Pemkab Lampung Selatan untuk lanjut ke tahapan berikutnya. Bahkan, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) tengah menyiapkan tahapan awal dalam kegiatan tersebut.

Kepala BPBD Lamsel Drs. H. M Darmawan kembali mematok target kegiatan tersebut bakal rampung pada tahun 2020 ini. Termasuk, pengadaan lahan di tiga desa yang belum usai lantaran tidak mencapai kata mufakat dalam urusan ganti rugi tanah milik warga tersebut.

“Yang jelas, tahun ini semuanya mudah-mudahan bisa selesai. Akan kita mulai tahapannya begitu anggaran dari pusat nanti dikucurkan untuk proses pembangunan huntap ini. Ya, kita mulai dari tanah yang sudah di bebaskan,” ungkap Darmawan kepada Radar Lamsel, Minggu (12/1) kemarin.

BACA :  Kantongi Tiga Nama untuk Plh. Asisten Ekobang

Dia menjelaskan, tahapan awal dalam kegiatan tersebut mulai dari persiapan lahan berdasarkan siteplan yang sudah direncanakan. Hal itu dilakukan untuk memudahkan proses pembangunan supaya sesuai dengan perencanaan awal.

“Mulai dari penyiapan lahan, land clearing  dan lain sebagainya sesuai siteplan. Pekerjaan ini akan dilakukan oleh rekanan melalui anggaran pusat. Setelah itu baru masuk ke tahapan pembangunan yang akan dikerjakan melalui pokmas,” terangnya.

BACA :  Polisi Lakukan Penyelidikan

Lebih lanjut dia mengatakan, pemkab juga bakal menyelesaikan pekerjaan yang tertunda dalam hal penyediaan lahan. Khususnya, lahan yang berada di Desa Way Muli, Banding Kecamatan Rajabasa dan Maja Kecamatan Kalianda yang belum sempat dibebaskan karena pemilik lahan menolak harga yang ditawarkan tim apresial.

“Targetnya tahun ini selesai terbangun semua. Untuk lahan yang belum juga akan kami cari lagi lokasi yang cocok. Jadi semua bisa berjalan seiringan tanpa saling menunggu antara penyediaan lahan dan proses pembangunan,” pungkasnya. (idh)