Ibu-ibu Diajari Cara Buat Sabun Organik

88
Rifky - Anggota DPRD Lamsel Hamdani, S.Hi mendampingi ibu-ibu saat pelatihan pembuatan sabun organik di Desa Kertosari, Selasa (26/11).

TANJUNG SARI– Bertujuan untuk meningkatkan perekonomian masyarakat Lampung, Dinas Perekonomian dan Perindustrian Provinsi Lampung membekali ibu-ibu di Kecamatan Tanjung sari cara pembuatan sabun organik.

Kepala Seksi (Kasi) perindustrian kimia Yulfan T. Simatupang menjelaskan, pelatihan pembuatan sabun organik itu merupakan salahsatu visi dan misi Pemerintah Provinsi (Pemprov) yang bertujuan meningkatkan perekonomian masyarakat.

“Ini akan berimbas meningkatnya PDRB, bagaimana bisa menghilangkan konsumsi pembelian sabun, darisitu bisa dikembangan dengan membuka usaha kecil-kecil, syukur-syukur bisa memenuhi kebutuhan desa hingga kecamatan,” jelas Yulfan saat ditemui Radar Lamsel di Balai Desa Kertosari, Selasa (26/11).

BACA :  Satu Positif, Sekeluarga Dirapid Tes

Dikarenakan dibuat dengan takaran yang tepat, dirinya berpendapat bahwa sabun itu bisa dikonsumsi untuk mandi dan mencuci piring. Menurutnya juga, sabun itu aman digunakan setiap hari.

“Bahan baku relatif mudah ditemukan, itu dapat ditemui di toko-toko, seperti minyak goreng, parfum, soda api dan aquades, jadi kalau aquades itu bisa diganti dengan air yang keluar dari pipa AC. Meskipun ada bahak kimianya, dengan takan yang pas bisa membuat sabun itu dikonsumsi setiap hari,” ucap Yulfan.

Yulfan menambahkan, proses pembuatannya sabun organik itu memerlukan takaran dan pengadukan yang pas. “Takarannya harus pas, kecepatan pengadukan bahan-bahan juga harus tepat, itu akan mempengaruhi kualitas sabun itu sendiri,” imbuh Yulfan.

BACA :  Hebat, Jadi Kadus Lewat Pilihan Warga!

Sementara itu, anggota DPRD Kabupaten Lampung Selatan dari fraksi PKB Hamdani, S.Hi mengatakan, pelaithan semacam itu dapat meningkatkan perekonomian. Dirinya berharap pelatihan pembuatan sabun organik itu bisa terus dikembangkan.

“Ya saya berharap ibu-ibu bisa mengembangkan potensinya, apapun pelatihan yang diadakan saya berharap bisa dikembangkan, karena itu juga untuk modal ibu-ibu kedepan dan itu juga bisa meningkatkan perekonomian,” imbuh Hamdan. (CW1)