Implementasikan Sikap Bela Negara Jaga NKRI

35
Ist. Radar Lamsel - Kepala Badan Kesbangpol Kabupaten Lampung Selatan, Thomas Amirico, S.STP saat menyampaikan sosialisasi Bela Negara di hadapan Aparatur Desa se-kecamatan Rajabasa, yang digelar di NBR Kalianda, Kamis (22/10/2020).

KALIANDA – Masyarakat Kabupaten Lampung Selatan terus diberi doktrin untuk menjaga NKRI yang berlandaskan Pancasila. Badan Kesbangpol Kabupaten Lampung Selatan menanamkan jiwa itu melalui kegiatan sosialisasi Bela Negara bersama Kodim 0421/LS, dan kampus STIE Muhammadiyah Kalianda.

Kegiatan yang digelar di Aula Negeri Baru Resort Kalianda, Kamis (22/10/2020) menyasar aparatur desa se-kecamatan Rajabasa. Di mana, maksud dan tujuan kegiatan untuk memberikan pemahaman dan menanamkan cinta tanah air. Menjaga persatuan dan kesatuan, serta menjaga dan membangun NKRI berlandaskan Pancasila dan UUD 1945.

“Kita harap seluruh peserta bisa mengimplementasikan hal ini ketika menjalankan tugasnya,” kata Kepala Badan Kesbangpol Kabupaten Lampung Selatan, Thomas Amirico, S.STP.

BACA :  Ekspor Lampung Masih Tinggi, Neraca Perdagangan Surplus

Thomas meyakini, jika semua hal yang berkaitan dengan Bela Negara diterapkan, maka akan dapat meminimalisir permasalahan atau konflik yang akan muncul. Bukan hanya itu saja, Bela Negara juga mengajak sekaligus mengimbau masyarakat agar selalu bersikap dan bertindak sesuai dengan aturan-aturan yang berlaku.

Thomas menegaskan masyarakat harus memahami betul arti Bela Negara. Menurut dia, kalimat itu tidak bisa diartikan masyarakat harus ikut berperang. Karena, kata dia, Bela Negara sesungguhnya adalah menjaga keamanan negara tanpa menimbulkan kegaduhan atau kabar bohong yang dapat memicu perselisihan.

“Bukan harus mengangkat senjata. Berbuat baik, atau berjuang sesuai dengan keadaan yang ada pada diri seseorang, dan tidak menyebarkan berita hoax pun juga termasuk perbuatan bela negara,” katanya.

BACA :  BPN

Kabid Ideologi dan Wawasan Kebangsaan, Yusmiati, menambahkan Bela Negara adalah sikap dan perilaku warga negara yang teratur, menyeluruh, dan berlanjut yang dilandasi kecintaan pada tanah air. Kesadaran berbangsa dan bernegara, kemudian keyakinan akan Pancasila sebagai ideologi negara guna menghadapi ancaman baik berasal dari luar, maupun dari dalam negeri yang membahayakan.

“Dan mengancam kedaulatan. Baik kedaulatan di bidang ideologi, politik, ekonomi, sosial, budaya, pertahanan dan keamanan negara,” katanya. (rnd)