Jab Ananda di Pra PON Berbuah Emas

126
Randi Pratama – Ketua KONI Lamsel, H. Rudi Apriadi (kanan) berfoto bersama Ananda Febri Aryani (tengah), dan Ketua Harian Pertina, Efendi Pangestu, saat berkunjung dis ekretariat KONI Lamsel, Senin (11/11/2019).

KALIANDA – Ananda Febri Aryani, berhasil meraih emas di ajang pra PON Tinju. Atlet tinju dari Desa Bumisari, Kecamatan Natar ini jadi satu-satunya peraih emas dari 6 atlet yang berlaga di ajang tersebut. Jelas, raihan ini menjadi kebanggaan tersendiri bagi gadis yang biasa disapa Nanda ini. Dan tentunya bagi masyarakat Kabupaten Lampung Selatan.

Nanda mendapat medali emas di kelas 60 kilogram. Atas prestasinya ini, Ia secara otomatis melenggang di ajang PON Papua pada September 2020 mendatang. Sebab, syarat bagi atlet untuk berlaga di ajang itu minimal mendapat tiket final di cabor pra PON. Sedangkan prestasi Nanda melebihi ekspektasi.

“Bangga, senang bisa membawa nama harum Lampung Selatan, dan Provinsi Lampung,” katanya di sekretariat KONI Lamsel di Kecamatan Kalianda, Senin (11/11/2019).

Ditanya mengenai persiapan menghadapi PON Papua mendatang, Nanda belum mau berbicara banyak. Ia hanya ingin fokus latihan dan mengikuti training center (TC) di India pada April 2020 nanti. TC di negara yang terkenal dengan industri Bollywood-nya ini akan dilakukan selama 3 bulan.

BACA :  Di RSUDAM Pasangan Tony-Antoni Ikuti Test Psikologi

Ketua Pertina Lamsel, Efendi Pangestu, mengatakan selama menjalani latihan di India, Nanda akan diberi latihan khusus. Disinggung mengenai metode pelatihan dengan mengenali trik lawan, Efendi menegaskan jika hal itu tak perlu dilakukan. Sebagi pelatih, Efendi akan menekankan anak asuhnya untuk tetap fokus meningkatkan kemampuan.

“Nanda tidak tertarik mempelajari trik atau keahlian lawan. Ia hanya perlu fokus berlatih meningkatkan kemampuan. Tapi ada beberapa petinju yang kami waspadai, mereka dari Sulawesi, Papua, dan NTB. Dan PON nanti akan jadi bahan untuk melihat peta kekuatan lawan. Target kami emas,” katanya.

BACA :  Optimis Lepaskan Belenggu Stunting

Ketua KONI Lamsel, H. Rudi Apriadi, menegaskan komitmennya dalam memperhatikan atlet asal Lampung Selatan untuk menghadapi PON mendatang. Meski atlet membawa nama Provinsi Lampung di ajang PON, KONI Lamsel tidak serta merta melepasnya. Bahkan sampai mewakili nasional sekalipun.

“Bagaimanapun juga, mereka (atlet) punya kita. Dari kita, di pra pon memakai nama Lamsel, di PON memakai nama provinsi, di tingkat internasional membawa nama negara. Tapi kita harus tetap mendampingi. KONI Lamsel akan mendampingi mereka, inilah sebuah kebanggaan kita,” katanya.

Selain Nanda, ada 5 atlet dari Lampung Selatan yang akan ikut berlaga di PON Papua. Mereka adalah Selly Septiani, atlet peraih perak di cabang karate. Kemudian Dwi Suci Megasari, dan Mesra Ayuni di cabang panahan. Selanjutnya Kafi Raditya Pandika, dan Novia Rahmawati dari cabang bulu tangkis. (rnd)