Jadi Alternatif Jalan Setapak Dilebarkan

56
Rifky – Inilah lokasi jalan penghubung Desa Serdang ke Desa Jati Indah yang diperbaiki, Selasa (18/2).

TANJUNG BINTANG – Usai mendapat tinjauan dari Plt. Bupati Lampung Selatan (Lamsel) H. Nanang Ermanto, jalan alternatif penghubung Desa Serdang menuju Desa Jati Indah kini diperbaiki.

Jalan tersebut awalnya merupakan jalan setapak. Namun, kini jalan tersebut telah dilakukan pelebaran menggunakan alat berat.

Kepala Unit Pelaksaan Teknis (KUPT) Penguji Konstruksi dan Bangunan (PKB) Tanjung Bintang Seno Subagio mengatakan bahwa jalan tersebut memiliki panjang kurang lebih 2700 meter hingga tiga kilometer.

“Ya, awalnya jalan itu jalan tanah setapak. Kalau mulai dari Dusun IIB Desa Serdang sampai Desa Jati indah panjangnya sekitar 2700 sampai 3000 meter,” ungkapnya kepada Radar Lamsel, Selasa (18/2).

BACA :  Trend Berjemur Merambah Desa

Namun, Drinya belum dapat memastikan kapan jalan tersebut akan diperbaiki dengan lapen. Sayangnya, jalan tersebut juga belum terpasang onderlagh. “Kalau untuk mejawab jalan itu di aspal tahun ini, saya belum bisa memastikan,” singkatnya.

Sementara itu, Camat Tanjung Bintang Hendri Hatta, S.Ag mengatakan bahwa dengan adanya jalan alternatif itu dapat menggerai kemacetan di Tanjung Bintang karena jalan utama di Kecamatan itu mulai dari depan PT. Cocacola hingga Desa Jati Baru mengalami kerusakan yang cukup parah. “Kalau ada jalan itu saya rasa kemacetan di Tanjung Bintang bakal berkurang,” bebernya.

Disisi lain, Kepala Desa (Kades) Jati Indah Ibdi Irwanto, SE pihaknya mengucapkan terimakasih kepada Plt. Bupati H. Nanang Ermanto dengan adanya perbaikan di jalan alternatif itu. “Saya ucapkan terimakasih kepada pak Bupati karena sudah memperbaiki jalan alternatif menuju Jati Indah,” ungkapnya.

BACA :  Jalanan dan Rumah Jadi Sasaran Disinfektan

Ibdi juga menambahkan bahwa dibukanya jalan alternatif penghubung kedua itu Desa sudah lama, namun belum banyak orang yang mengetahi keberadaan jalan itu. “Kalau jalan ini sudah bagus saya yakin pasti banyak yang lewat sini. Sebelum adanya jalan utama jalan ini sebetulnya sudah ada. Kalau ke Jati indah lewat jalan utama bisa dua kali lipat dibanding lewat jalan ini,” imbuhnya. (CW1)