Jaket – Helm Diletakkan, Gasak Motor Kemudian

113
David Zulkarnain – Inilah halaman rumah dinas camat Sragi, di lokasi tersebut satu unit sepeda motor milik salah satu pegawai Kantor Kecamatan Sragi hilang digasak pencuri, Kamis (27/9).

SRAGI – Lingkungan Kantor Kecamatan Sragi mulai tak aman dari aksi pencurian sepeda motor. Hal ini setelah terjadi aksi pencurian sepeda motor milik salah satu pegawai kantor Kecamatan  Sragi, Kamis (26/9).

 Aksi pencurian yang menghilangkan satu unit sepeda motor Honda Beat Street dengan nomor polisi BE 2992 OK milik Aswin Fahroji itu terjadi sekitar pukul 10.00 WIB, yang merupakan jam sibuk kantor.

Aswin mengatakan, pelaku beraksi sekitar pukul sepuluh pagi, dimana saat itu motor milikinya terparkir dilahaman rumah dinas camat yang berdampingan dengan Kantor Pemerintahan Kecamatan Sragi.

Aksi pencurian itu baru disadari Aswin sepelas ia melaksanakan solat zuhur dan melihat jaket dan helm melihat helm milikinya telah tegeletak di lantai garasi.

BACA :  Pengawasan Lahan Pertanian Pangan Diperketat

“Motor saya parkir di samping garasi rumah camat. Saya baru sadar setelah melihat jaket dan helm sudah ada lantai garasi, namun motornya sudah raib,” ujar Aswin memberikan keterangan kepada Radar Lamsel.

Aswin menerangkan, diduga pelaku beraksi dengan menggunakan kunci leter T. Pasalnya motor miliknya sudah terpasang kunci pengaman.

Selain berhasil mencuri sepeda motor, surat tanda nomor kendaraan (STNK), KTP, dan dua kartu ATM serta uang senilai Rp 200 ribu yang disimpan di bagasi motor juga ikut raib dibawa kabur oleh pelaku.

BACA :  Belasan Hektar Lahan Penghijauan Digerus Abrasi

“Kemungkinan kunci pengaman tambahan dibobol degan kunci T.  Tak hamya motor saja, dompet berisi STNK dan KTP yang berada didalam bagasi juga ikut dibawa kabur. Kejadian ini sudah saya laporkan ke pihak kepolisian Sragi,” paparnya.

Sementara itu Kapolsek Sragi Iptu Lukman mengungkapkan, pihaknya sudah melakukan penyelidikan di tempat kejadian perkara (TKP). Menurutnya, sebelum beraksi pelaku terlebih dahulu mengintai situasi kantor kecamatan.

“Iya sudah ada laporan, dan kami sudah melakukan penyelidikan TKP. Kemungkinan pelaku sudah lama menggambar situasi kantor kecamatan,” terang Lukman. (vid)