Jalan Cor Beton Desa Mekarmulya Rusak

311
David Zulkarnain – Kerusakan jalan rabat beton di Dusun Warasjaya, Desa Mekarmulya, Kecamatan Palas, dengan kondisi permukaan jalan yang sudah pecah, Rabu (30/1).

Warga Kecewa, Baru Dua Bulan Sudah Rusak

PALAS – Pembanguan jalan rabat beton di Dusun Warasjaya, Desa Mekarmulya, Kecamatan Palas menjadi sorotan warga. Pasalnya, jalan sepanjang 280 meter dengan lebar 2,5 meter yang dibangun pada awal Desember 2018 lalu, kini telah mengalami kerusakan.

Pantauan Radar Lamsel, jalan cor beton yang baru dua bulan selesai dibangun itu mengalami kerusakan dibeberapa titik dengan kondisi jalan cor beton yang pecah.

Sutarno (58), warga setempat mengatakan, kerusakan jalan rabat beton itu terjadi sejak bebarapa pekan lalu dengan kondisi badan jalan yang pecah.

BACA :  Dinikmati 4 Bulan Lalu Rusak Lagi

“Hasilnya kurang memuaskan. Padahal jalan ini belum genap dua bulan selesai dibangun tapi sudah ada yang pecah dan banyak yang sompel,” kata Sutarno kepada Radar Lamsel, Rabu (30/1).

Nono sapaan akrab Sutarno juga sangat menyayangkan hasil kerja pembangunan jalan rabat beton tersebut yang kurang memuaskan masyarakat. Padahal menurutnya, sebelum dilaksanakan pembangunan pemerintah desa melakukan uji laboratorium meterial pembangunan.

“Setahu saya materialnya sudah di uji. Tapi kok hasilnya tidak sesuai, adonan seperti kebanyakan pasir. Itu terlihat dari permukaan jalan,” terangnya.

Hal senada juga diungkapkan oleh Tomon (80). Salah satu tetua masyarakat setempat mengungkapkan, tim pelaksana juga dinilai tidak tuntas dalam menyelesaikan pembangunan tersebut.

BACA :  Luapan Way Sekampung Rendam Padi Ratusan Hektar

Hal tersebut terlihat dari badan jalan rabat beton yang tidak sampai pada jalan poros desa. “Masih ada sisa sekitar 1,5 meter yang belum dicor, sering becek dan licin saat hujan. Akhirnya warga yang melanjutkan pengecoran dengan swadaya,” paparnya.

Untuk diketahui pembangunan jalan rabat beton sepanjang 280 meter dan lebar 2,5 meter tersebut direalisasikan pada 10 Desember lalu yang memakan anggaran Dana Desa sebesar RP 158 juta. (vid)