Jalan Longsor Ancam Pengendara

76
Randi Pratama - Beginilah kondisi jalan provinsi yang longsor di desa Sukaraja, kecamatan Rajabasa. Foto dibidik Rabu (22/7/2020).

RAJABASA – Masyarakat kecamatan Rajabasa patut merasa waswas. Keselamatan dalam berkendara di jalan provinsi di desa Sukaraja, kecamatan Rajabasa, sangat terancam. Pasalnya, sebagian badan jalan tersebut longsor. Bahkan sudah memakan seperempat badan jalan.

Pantauan Radar Lamsel, Rabu (22/7/2020), pengendara yang hendak melintas di jalan tersebut terlihat menekan laju kencang kendaraannya. Ketika melintas, pengendara lebih berhati-hati kayu. Sebab, salah sedikit pengendara bisa mengalami kejadian yang tak diinginkan.

Permukaan tanah di bawah jalan itu juga dihiasi banyak bebatuan besar. Di sekitar jalan longsor itu juga tidak memiliki rambu-rambu atau pemberitahuan yang sangat jelas bagi pengendara. Hanya ada standing banner yang dipasang Bina Marga Provinsi Lampung. Kondisinya pun sudah robek.

BACA :  Kades Kota Guring Mundur

Ade (35), warga kecamatan Rajabasa, mengaku takut saat melintas di jalan longsor yang menikung tersebut. Sekencang apapun kendaraan yang dikemudikan, pasti akan mengerem ketika sampai di jalur berbahaya itu. Menurut dia, hal ini dilakukan demi keselamatan.

“Kalau masih kencang mah bisa bahaya kita. Lihat saja kondisi jalannya seperti itu. Longsor, mana banyak bebatuan,” katanya.

BACA :  Kades Kota Guring Mundur

Senada dengan Ade. Rohman (29), warga lainnya, meminta pemerintah segera memperbaikinya bagian jalan yang longsor. Jika dibiarkan, lanjut dia, potensi longsor akan semakin membesar karena hantaman ombak di bibir pantai. Belum lagi penyebab yang bisa ditimbulkan oleh hal lain.

“Yang jelas dinas, dan instansi terkait harus tanggap. Jangan dibiarkan masyarakat yang berkendara dihantui kecelakaan,” katanya. (rnd)