“Jalan Rusak” Keluhan Warga Palas

30
David Zulkarnain – Inilah kondisi kerusakan jalan penghubung Desa Palas Aji – Bumidaya Kecamatan Palas yang semakin parah, Kamis (15/10)

PALAS – Kerusakan jalan penghubung Desa Palas Aji – Bumidaya, Kecamatan Palas kembali menuai keluhan dari masyarakat.

Pasalnya selama dua tahun terakhir kerusakan jalan tersebut semakin parah, lantaran belum tersentuh perbaikan dari pemerintah.

Bayu (24) salah satu pengguna jalan mengaku, hingga saat ini  jalan utama yang melintasi tiga desa itu, Desa Palas Aji, Rejo Mulyo, dan Bumidaya sudah mengalami kerusakan parah.

“Dari awal masuk dari Palas Aji sampai Bumidaya, badan jalan sudah banyak yang rusak. Bahkan lubang jalan ada yang sampai dua meter,” ujar Bayu memberikan keterangan kepada Radar Lamsel, Kamis (15/10) kemarin.

BACA :  Ojek manol Dulang Rizki di Panen Padi

Bayu menuturkan, ketika melintasi jalan tersebut pengguna jalan harus ektra hati-hati. Apalagi setelah di guyur hujan ruas badan jalan di penuhi genangan air.

“Harus hati – hati betul kalau lewat sini. Apalagi sekarang sudah mau musim hujan. Jalan ini pasti dipenuhi genangan air, bisa jatoh kalau enggak hati-hati,” ungkapnya.

Hal senada juga diutarakan oleh Zaenal (26), warga Desa Kalirejo ini mengharapkan segera mendapat perbaikan dari pemerintah. Karena selama dua tahun belakangan kerusakan jalan tersebut semakin parah.

“Ya harapannya bisa segera mendapat perbaikan. Karena jalan ini merupakan salah satu jalan inti. Jalan penghubung Kecamatan Palas dan Waypanji,” harapnya.

BACA :  TKSK: Desa di Palas Minim Program Sosial

Sementara itu Kepala Unit Pelaksana Teknsi (UPT) Penguji Konstruksi dan Bangunan Kecamatan Palas – Way Panji, Slamet menjelaskan, tingkat kerusakan jalan yang memiliki panjang 6 kilometer itu sudah mencapai 50 persen.

Menurutnya jalan tersebut juga sudah diusulkan mendapat perbaikan pada tahun 2020 ini.

“Memang sudah layak diperbaiki. Karena rusaknya sudah parah. Tahun ini juga sudah kita ajukan tapi enggak tahu terealisasi atau tidak. Karena sekarang ada Covid-19,” pungkasnya. (vid)