Jalan Tergerus Banjir Sudah Diperbaiki

393

PENENGAHAN – Jalan penghubung di Dusun Banyurip, Desa Kuripan yang rusak pasca diterjang banjir beberapa hari yang lalu sudah mulai diperbaiki, Senin (3/12). Perbaikan terhadap akses jalan penghubung antar dusun itu dilakukan secara permanen.

Kepala Unit Pelaksana Teknis Pengujian Konstruksi Bangunan (UPT PKB) Kecamatan Penengahan Budi Santoso mengatakan, kerusakan di jalan jembatan disebabkan oleh pasangan oprit yang terputus. Budi mengatakan, perbaikan terhadap jalan tersebut akan dilakukan oleh pihak kontraktor.

“Benar-benar diperbaiki, kan masih pemeliharaan. Jalan itu kerjaan tahun ini, jadi masih pemeliharaan kontraktor,” kata Budi kepada Radar Lamsel usai meninjau perbaikan jalan di Dusun Banyurip, Desa Kuripan.

Menurut Budi, wajar bila jalan jembatan tersebut terputus. Pasalnya, banjir yang melanda sejumlah desa di Kecamatan Penengahan, Jum’at (30/11) lalu itu merupakan yang terbesar selama 20 tahun terakhir.

BACA :  Nakes Mulai Registrasi Vaksinasi

“Selama ini belum pernah seperti itu, baru kali ini yang banjir sampai limpas jembatan di Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum) Desa Pasuruan,” katanya.

Ditanya mengenai kerusakan fasilitas umum di Kecamatan Penengahan, Budi belum mengetahuinya secara pasti. Sebab, pihaknya masih menginventarisir kerusakan fasilitas umum yang mengalami kerusakan pasca diterjang banjir beberapa waktu lalu.

“Belum ada lagi, sekarang kami masih inventarisir. Kemudian akan kami usulkan titik-titik kerusaknnya,” katanya.

Diberitakan sebelumnya, hujan deras yang menerjang Kecamatan Penengahan, Jum’at (30/11) menyerang secara luas. Ada sepuluh desa yang terkena banjir di wilayah itu, diantaranya Desa Kekiling, Padan, Kuripan, Taman Baru, Kelau, Ruang Tengah, Pasuruan, Kelaten, Way Kalam, dan Tetaan.

BACA :  Nakes Mulai Registrasi Vaksinasi

Berdasarkan pendataan, Pemerintah Kecamatan Penengahan menyebutkan sedikitnya ada 131 rumah warga yang terkena banjir. Selain rumah, akses jalan jembatan Way Batu Aji  di Dusun Banyu Urip di Desa Kuripan mengalami kerusakan sehingga menyebabkan akses putus total.

Camat Penengahan, M. Yusuf, S.STP, mengatakan selain jembatan Way Batu Aji, jembatan Way Asahan di dusun setempat juga mengalami kerusakan. Akibatnya, akses di dusun itu mengalami lumpuh total.

“Jalan menuju Desa Way Kalam terkena longsor sehingga akses tertutup. Alhamdulillah sekarang sudah bisa dilalui setelah warga bergotong-royong untuk membuka akses jalan tersebut,” katanya. (rnd)