Jelang Puasa, Harga Bawang dan Cabai Meroket

630
Ilustrasi Bawang & Cabai

NATAR – Menjelang memasuki bulan suci Ramadhan, sejumlah harga kebutuhan pokok dipasaran mulai meningkat. Di pasar Natar misalnya. Harga kebutuhan pokok seperti bawang dan cabai mulai terasa peningkatannya.

          Dua jenis kebutuhan bumbu dapur ini peningkatannya tak tanggung-tanggung yakni mencapai 200 persen dari harga sebelumnya. Saat ini, harga bawang putih perkilogramnya Rp 48 hingga Rp 55 ribu perkilogram. Sementara harga capai mencapai Rp80 ribu perkilogram.

          Somiah (65), salah seorang pedagang di Pasar Natar membenarkan hal itu. Pihaknya saat ini menjual bawang putih perkilogramnya Rp 48 hingga Rp55 ribu perkilogram. Dia juga mengatakan, harga cabai tembus di harga Rp80 ribu perkilogram.

BACA :  Pengamat: Pengaruh Zulhas tak Signifikan

Menurut dia, sebelumnya harga bawang Rp 30 ribu perkilogram. Sedangkan ahrga cabai sebelumnya Rp 25 ribu perkilogram. “Gak tentu pak, paling tinggi ya Rp 55 ribu perkilo, kalau cabai sekilo bisa Rp 80 ribu,” tuturnya kepada Radar Lamsel, Senin (29/4). 

Kenaikan itu sangat memberatkan para konsumen. Sebab kebutuhan bawang merupakan kewajiban dalam bumbu dapur. “Bingung juga kok tiba-tiba naik setinggi itu, ya terpaksa belinya dikit-dikit aja,” kata Abidah (29), pembeli dipasar Natar.

BACA :  Pria Misterius Menyelinap Naik Pesawat

Terpisah, Kepala UPT Disperindag Lamsel Rohaida mengaku tidak bisa mengontrol harga yang ditetapkan oleh pedagang. Sebab para pedagang juga mengambil barangnya dengan harga mahal. “Ya tidak bisa kalau kami minta harganya turun, mereka juga ambilnya tinggi,” kata dia. 

Ia memastikan selain kedua komoditi itu, tidak ada yang lonjakan harganya tinggi. “Kalau harga bawang putih memang melonjak 200 persen, tetapi komoditi lain masih stabil,” pungkasnya. (kms)