Jelang Tahun Baru, Harga Jagung Manis Naik

1682
ilustrasi

PENENGAHAN – Harga jual jagung manis dibilangan pasar Desa Pasuruan, Kecamatan Penengahan mulai mengalami kenaikan. Saat ini harga jagung bakar ini mencapai Rp5000 ribu perkilogram.

Kenaikan harga jual jagung manis ditingkatan pedagang ini terjadi beberapa hari menjelang malam tahun baru. Padahal sebelumnya harga jual jagung manis berkisar Rp 2.500 perkilogramnya.

“Harga jagung manis naik sejak tiga hari lalu mas. Sekarang menjelang tahun baru harganya Rp5.000 perkilogram,” kata Siti (33) pedagang  jagung pasar Desa Pasuruan, Rabu (28/12).

BACA :  Polres Lamsel Tunggu Hasil Rapid 300 Personelnya

Menurut Siti, naiknya harga jual jagung manis karena saat ini permintaannya mengalami peningkatan dari hari biasanya. “Sulit dapatnya mas. Kalau mau beli harus pesan dulu nanti kita minta barangnya di Bandar Lampung. Soalnya kalau disini (lokal) jagung nya tidak ada isinya dan tidak manis,” katanya.

Hal senada juga dikatakan Alfi (28), pedagang jagung lainnya. Dia menjelaskan, jagung manis biasanya memang sangat laris saat mendekati tahun baru. Karena banyak dicari warga yang akan merayakan malam pergantian tahun dengan acara membakar jagung. Selain itu juga ada yang dijadikan jagung rebus maupun jagung bakar. “Kalau tahun-tahun sebelumnya memang seperti ini, ada beberapa pembeli yang memesan banyak,” katanya.

BACA :  Proyeksi Turun, Maksimalkan PAD!

Alfi mengharapkan, harga jual jagung manis itu bisa bertahan sampai mendekati malam tahun baru. “Kalau bisa, setelah tahun baru harganya tetap bertahan seperti ini. Karena bisa dibilang ini merupakan rejeki dadakan bagi para pedagang,” tuturnya. (rnd)