Jembatan Diputus Banjir

87
Shofyan – Diterjang banjir, Jembatan penghubung Desa Karya Mulya Sari, Kecamatan Candipuro dan Desa Purwodadi, Kecamatan Waysulan, putus, smentara warga bangun badan jembatan menggunakan kayu bambu, nampak warga sekitar kesulitan saat ingin melintas, Sabtu (13/6).

CANDIPURO – Jembatan penghubung Desa Karya Mulya Sari, Kecamatan Candipuro dan Desa Purwodadi Kecamatan Waysulan putus diterjang banjir, Jum’at pekan lalu.
Demi kelancaran aktivitas, para warga sekitar bergotong royong membangun badan jembatan sementara menggunakan batang kelapa dan kayu bambu yang dianyam sebagai peganti sementara badan jembatan
Kepala Desa Karya Mulya Sari Warno mengatakan,  agar aktivitas pertanian kembali normal dan sambil menunggu cuaca mendukung, para petani sekitar membangun jembatan sementara dari batang bambu yang dianyam menjadi sebuah badan jembatan.
“ Petani sekitar terpaksa menunda aktivitas sementara. Dan terpaksa bergotong-royong membangun jembatan dari anyaman bambu. Karena Jembatan penghubung yang ada ambrol diterjang banjir,” ungkap Warno kepada Radar Lamsel di kediamanya, Sabtu (13/6).
Sementara, Kasno (50) petani sekitar mengatakan, demi lancarnya aktivitas didua desa tersebut, dirinya berharap kepada Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan, untuk memperbaiki jembatan pertanian penghubung dua desa yang ambrol tersebut.
“ Saya dan teman-teman petani di dua desa ini berharap, Pemkab Lamsel dapat segera memperbaiki jembatan yang ambrol ini. Sebab, keberadaannya sangat vital guna menopang aktivitas masyatakat sekitar,” kata Kasno.(CW2)

BACA :  Kepala Puskesmas Ingatkan Covid-19 Belum Berakhir