Jumlah ASN Lamsel Belum Ideal

33
ILUSTRASI

KALIANDA – Jumlah Aparatur Sipil Negara (ASN) di Kabupaten Lampung Selatan jauh dari kata ideal. Pasalnya, selama ini formasi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) yang diterima dari pusat jumlahnya jauh dari kebutuhan.

 

Menurut Kepala Badan Kepegawaian dan Diklat (BKD) Kabupaten Lampung Selatan, Puji Sukanto, SE, MM, secara garis besar jumlah tenaga ASN di Lamsel idealnya mencapai 13 ribuan orang. Namun, sejauh ini pegawai yang berstatus ASN di kabupaten ini hanya mencapai 7.800-an orang.

 

“Artinya, jika kita mengacu pada Analisis Jabatan dan Analisis Beban Kerja (Anjab dan ABK) dari Kemenpan RB masih banyak kekurangan ASN. Tapi, yang mendoninasi di kalangan tendik dan tenaga kesehatan,” ungkap Puji via telepon, Kamis (19/11) kemarin.

BACA :  Covid-19 Sudah 3.773 Kasus di Lampung

 

Dia mengakui, formasi CPNS yang diterima untuk Lamsel setiap tahunnya tidak sebanding jika mengejar kekurangan jumlah ideal. Terlebih, rata-rata ASN yang pensiun setiap tahunnya mencapai 300 orang.

 

“Bisa dikatakan formasi tahunan CPNS hanya cukup untuk mengganti mereka yang sudah pensiun. Gimana kita bisa mencapai jumlah ideal sesuai dengan indikator Anjab dan ABK itu tadi. Tapi, harus tetap maksimal dengan formasi yang ada ini,” akunya.

BACA :  Disnak Abaikan Atensi Komisi II

 

Puji menambahkan, sejauh ini pihaknya belum mengajukan formasi untuk penerimaan  tahun 2021. Sebab, BKD Lamsel belum mendapatkan surat resmi dari Badan Kepegawaian Nasional (BKN).

 

“Memang secara lisan kami sudah mendengar untuk CPNS di 2021 nanti. Tapi, belum ada informasi resmi dan lanjutannya dari pusat. Mudah-mudahan, Lamsel bisa dapat formasi CPNS yang lebih banyak dari tahun sebelumnya,” imbuhnya.

 

Lebih lanjut dia nengatakan, pada tahun 2020 ini terdapat 356 CPNS yang baru hasil rekrutmen beberapa waktu lalu.  “Kami tinggal menunggu teknis penerbitan SK-nya,” pungkasnya. (idh)