Kali Rejo Tinggkatkan Jalan Lingkungan Dusun

54
David Zulkarnain – Pengerjaan pembangunan jalan rabat beton di Dusun Kali Liak, Desa Kalirejo, Kecamatan Palas, Rabu (23/10).

PALAS – Pemerintah Desa Kalirejo, Kecamatan Palas terus berupaya meningkatkan pembangunan infrastruktur jalan lingkungan desa.

          Memanfaatkan kucuran Dana Desa (DD) tahap kedua Pemerintah Desa Kali Rejo merealisasikan pembangunan jalan rabat beton sepanjang 135 meter di Dusun Kali Liak.

          Kepala Desa Kalirejo, Budiono mengatakan penyerapan DD tahap kedua tahun ini dimanfaatkan untuk merealisasikan peningkatan jalan lingkungan Dusun Kali Liak.

          “Untuk serapan DD tahap kedua tahun ini kami realisasikan dengan membangun jalan rabat beton di Dusun Kali Liak sepanjang 135 meter,” kata Budiono kepada Radar Lasmel, Rabu (23/10).

BACA :  Tak Diteken BPD, APBDes Tetap Bisa Diajukan

          Budiono mengaku, pemabangunan jalan rabat beton sepanjang 135 meter dengan lebar 2,5 meter dan tebal 0,15 meter itu memakan anggaran sebesar Rp 75,8 juta.

          “Pembangunan jalan ini memakan anggaran Rp 75,8 juta. Dimana pengerjaannya dilakukan dengan Padat Karya Tunai (PKT’red) yang memanfaatkan tenaga kerja yang ada di Dusun Kali Liak,” paparnya.

          Kepala Desa Kali Rejo yang dilantik pada Agustus lalu ini, mengharapkan peningkatan jalan ini dapat memberikan dampak positif bagi masyarakat. Terutama dapat memperlancar laju perekonomian masayarakat Dusun Kali Liak yang bertumpu pada hasil pertanian.

BACA :  Ternak Ayam Tak Berizin, Beroperasi!

          “Kami pembangunan jalan ini dapat memberikan kemajuan dibidang pertanian sehingga bisa memberikan dampak kesejateraan masyarakat,” harapnya.

          Sementara itu Camat Palas, Rika Wati S.STP, MM berharap pelaksanaan pembangunan jalan rabat beton tersebut diharapkan mengikuti hasil uji laboratorium , sehingga bisa menghasilkan jalan rabat beton dengan kualitas kualitas K225.

          “Selain memperhatikan hasil uji lab. Selain itu pada saat kemarau ini tim TPK juga harus melakukan penyiraman. Sehingga pembangunan ini bisa menghasilkan kualitas K225,” pungkasnya. (vid)