Kantor Desa Kedaton Dibobol Maling

595

KALIANDA – Wilayah Kota Kalianda bisa dikatakan masih krisis keamanan dan ketertiban. Buktinya, kawanan pencuri berhasil membobol Kantor Desa Kedaton yang lokasinya berhadapan dengan Pos Polisi Lalulintas, Senin (25/6) kemarin.

Alhasil, sejumlah barang elektronik milik desa tersebut berupa 1 unit komputer, 1 unit TV LCD dan UPS data dan dokumen desa raib digasak pencuri. Dari peristiwa itu, diperkirakan kerugian material yang diderita mencapai belasan juta rupiah.

Plt. Kepala Desa Kedaton, M. Syukur S. Sos., terkejut melihat ruangan tempat dia bekerja berantakan. Padahal, pintu masuk kantor desanya dalam kondisi terkunci.

“Komputer dan televisi sudah tidak ada dan ruangan berantakan. Aparat desa saya yang mengetahui pertama kali saat buka kantor langsung sya minta segera melapor kepada aparat yang berwajib,” ungkap Syukur kepada Radar Lamsel di Kantor Kecamatan Kalianda, kemarin.

BACA :  Pelanggar Prokes Langsung di-Sanksi

Dia menjelaskan, pencuri tersebut diperkirakan masuk melalui jendela belakang kantor dengan cara mendongkel dengan menggunakan benda tajam. Sebab, kondisi jendela yang sebelumnya baik sudah ditemui dalam kondisi rusak.

“Kami perkirakan pencurinya lebih dari satu orang. Karena memang selain komputer mereka juga mengambil televisi yang ada disini. Mudah-mudahan, dari laporan kami ini polisi bisa segera mengungkap siapa pencuri yang meresahkan ini,” tutupnya.

Camat Kalianda Erdiansyah, SH, MM meminta masyarakat untuk terus meningkatkan kewaspadaan diri masing-masing. Sebab, kejahatan yang dilakukan oleh pencuri dilakukan apabila kita dalam kondisi lengah.

BACA :  Lampung Kedatangan PCR Tambahan

“Maka dari itu kami minta masyarakat desa meningkatkan ronda malam. Kalau ada warga yang ronda, saya yakin pencuri akan mengurunkan niatnya. Karena, pencuri beraksi jika ada kesempatan dan memanfaatkan kelengahan kita. Kalau meninggalkan rumah, minimal dititipkan dengan tetangga terdekat supaya bisa ikut mengawasi,” tukasnya.

Sementara itu, Kapolsek Kalianda AKP Haryono belum memberikan keterangan mengenai peristiwa ini. Dihubungi melalui sambungan telepon tidak menjawab. Pesan singkat yang dikirim melalui whatshapp mesenger juga tidak dijawab. (idh)