Kapal Kandas Tunggu Tim Penyelam

26
Kasubid Sarana dan Prasarana, Direktorat Perikanan Budidaya, Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), Ridho Karya Dongoran.

RAJABASA – Hingga pukul 15.05 WIB, Kamis (15/10/2020), kapal pengangkut logistik yang kandas di perairan pulau Sebuku, kecamatan Rajabasa, belum bergerak. Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Bakauheni tidak bisa menyentuh kapal itu karena masih menunggu tim penyelam dari Jakarta.

“Informasinya (tim) tiba sore ini (kemarin’red). Kami menunggu mereka dulu,” kata Kepala KSOP Bakauheni, Iwan Syahrial, kepada Radar Lamsel.

Diberitakan sebelumnya, sebuah kapal pengangkut logistik kandas di perairan dekat pulau Sebuku, kecamatan Rajabasa, sejak Rabu (14/10/2020) pagi. Bahkan sampai sore hari kemarin, kapal itu masih tak bergerak sedikit pun. Belum diketahui secara jelas hal yang menyebabkan kapal itu kandas.

BACA :  Semua Kru Bertahan di Kapal Kandas

Pasalnya, Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Bakauheni belum melakukan pemeriksaan. Instansi yang mempunyai tugas melaksanakan pengawasan, penegakkan hukum, dan keamanan pelayaran inimasih menunggu kepastian dari pihak perusahaan pemilik kapal tersebut.

“Kami menunggu informasi dari pihak kapal untun rencana selanjutnya,” kata Kepala KSOP Bakauheni, Iwan Syahrial, saat dikonfirmasi Radar Lamsel.

Dari KSOP sendiri, lanjut Iwan, masih menunggu under water supply sekaligus tim penyelam. Nantinya mereka akan bertugas mengecek penyebab kandasnya kapal itu. Kemudian mengecek kondisi kapal, apakah mengalami kebocoran atau tidak.

“Kita lihat kondisi dasar laut di sekitar kapal. Apakah kapal itu kandas karena pasir atau disebabkan oleh karang,” katanya.

BACA :  Kapal Logistik Ditarik, Kerusakan Belum Ditelisik

Iwan menyebut dua hal itu bisa saja menjadi penyebab kapal kanda. Karena itu, kata Iwan, pihaknya tidak bisa berjalan sendiri dalam menentukan langkah. Mereka harus menunggu keputusan dari pihak perusahaan terlebih dahulu. Setelah itu baru ditentukan langkah apa saja yang bakal diambil.

“Kru kapal dalam keadaan aman, dan sehat. Mereka masih di sana (kapal), karena tidak bisa ditinggal. Kami masih memantau sampai besok,” katanya.

Informasi yang dihimpun Radar Lamsel, kondisi kapal pengangkut logistik itu mengalami kebocoran karena nabrak karang. Keterangan ini didapat dari nelayan yang sudah mendekat untuk memberi pertolongan. (rnd)