Kapan Kerusakan Jalan Lingkar Desa Babulang di Perbaiki?

647
Iwan J Sastra – Warga Desa Babulang Kecamatan Kalianda berharap Pemkab Lamsel peduli terhadap kerusakan jalan lingkungan di desa setempat.

KALIANDA – Warga Desa Babulang, Kecamatan Kalianda, hingga kini masih terus berharap kepada Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Selatan, agar melakukan peningkatan akses jalan lingkungan lingkar Desa Babulang meliputi Dusun I dan II yang sudah terlihat rusak parah sejak tahun 2001.

Joko (35), warga setempat menuturkan, kerusakan jalan utama yang terletak di Dusun I dan II di desa setempat, sudah terjadi sejak tahun 2001 dan hingga kini belum tersentuh pembangunan dari pemerintah daerah Lampung Selatan.

Menurutnya, selain sebagai akses jalan utama, jalan yang mengalami kerusakan itu juga berfungsi sebagai akses penghubung antar dusun di wilayah desa tersebut.

“Selain jalur utama, jalan lingkungan ini juga merupakan jalan penghubung antar dusun yang ada diwilayah desa ini,” ujar Joko kepada Radar Lamsel saat ditemui di Desa Babulang, Selasa (10/1), kemarin.

BACA :  KPID Lampung Minta Lembaga Penyiaran Bersikap Netral

Senada diungkapkan Andi, warga setempat ini juga mengungkapkan, jika akses jalan tersebut dilakukan perbaikan, maka akan melancarkan arus transfortasi bagi warga sekitar. Sebab, kondisi kerusakannya saat ini sudah sangat parah. Terlebih jika turun hujan jalanan menjadi becek.

“Sudah lama rusaknya. Bahkan kalau tidak salah, aparat desa sudah pernah mengusulkan untuk perbaikan jalan ini ke Pemkab Lamsel. Tapi kenapa sampai sekarang ini belum ada realisasinya,” ungkap Andi..

“Ya mudah-mudahan saja dijaman Bupati Lamsel yang sekarang, jalan penghubung antar dusun di desa ini (Babulang, red) bisa segera diperbaiki. Karena, perbaikan jalan-jalan lingkungan menjadi prioritas utama Pak Bupati Zainudin Hasan melalui program unggulanya yakni “Ayo Bangun Desa”,” ungkapnya.

BACA :  Retensi Kegiatan 2019 Kapan Cair?

Sementara itu Kepala Desa Babulang Iskandar Sahad mengaku, Pemerintah Desa Babulang sudah berupaya mengusulkan pembangunan jalan utama di wilayah desa setempat yang kondisinya sudah rusak parah.

“Kami bukannya diam dan membiarakan kerusakan akses jalan utama di desa ini. Tapi sudah seringkali kami ajukan pengusulan perbaikan ke Pemkab Lamsel melalui Dinas PU. Bahkan, belum lama ini kami kembali menghadap dan mengajukan proposal perbaikan jalan tersebut ke DPRD Lamsel. Tapi entah mengapa hingga kini belum mendapatakan respon,” pungkasnya. (iwn)