Kapolda : Siap Amankan Pra-Pasca Pilkada Serentak

662
Diskominfo Lamsel – Penjabat (Pj) Bupati Lampung Selatan H. Kherlani, SE, MM saat menyampaikan sambutan pada acara acara Asistensi Tindak Pidana Pemilu tahun 2015 oleh Tim Asistensi dari Bareskrim Polri, yang dilaksanakan di Aula Rajabasa Kantor Bupati Lampung Selatan, Rabu (25/11).

KALIANDA – Tim asistensi pemilihan kepala daerah (pilkada) dari jajaran kepolisian siap mengawal dan mengamankan jalannya pemungutan suara serentak hingga pasca pilkada mendatang.
Itu ditegaskan Kapolda Lampung Brigjend Pol Drs. Edward Syah Pernong saat membuka Asistensi Tindak Pidana Pemilu tahun 2015 oleh Tim Asistensi dari Bareskrim Polri yang digelar di Aula Rajabasa Kantor Bupati Lamsel, Rabu (25/11).
Dalam mengamankan jalannya pilkada, menurud Edward, tim asistensi harus melaksanakan tugas sesuai aturan. Mulai dari mekanisme, tata cara, pelaksanaan dan prosedur dalam penyelenggaraan pilkada.
Sehingga, pilkada di wilayah Lampung khususnya di Lamsel bisa berjalan dengan tertib dan lancar. “Tim harus meyakinkan kepada khalayak ramai kalau kita ini netral. Itu yang paling utama. Setelah itu, kita juga telah siapkan langkah-langkah untuk mengantisipasi kemungkinan yang terjadi,”ungkap Edwar saat diwawancarai sejumlah awak media usai membuka kegiatan tersebut.
Pihaknya juga memastikan tidak akan mengendurkan pengamanan sejak awal hingga pasca pilkada. Pasalnya, kekuatan Polri sebanyak 2/3 anggoto dikerahkan sepenuhnya dalam mengawal jalannya pesta demokrasi tersebut.
“Kedatangan tim asistensi ini untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan. Terlebih, pasca pilkada mendatang. Agar, tidak ada limbah-limbah yang terkait dalam pelaksanaan pilkada. Kekuatan kita utuh. Kita tidak setengah-setengah dalam mengamankan jalannya pilkada serentak ini,”tegasnya.
Sementara itu, Penjabat (Pj) Bupati Lamsel H. Kherlani, SE, MM mengharapkan dengan adanya tim asistensi penegak hukum (gakkum) pilkada bisa menjamin rama aman dan lancar pelaksanaan pemungutan suara serentak, pada 9 Desember mendatang.
Menurutnya, jika pelaksanaan pilkada sudah sesuai dengan aturan yang berlaku, diyakininya akan tercipta atau terpilih bupati dan wakil bupati yang legitimit.
“Ya, tentu saja jika pelaksanaannya sesuai dengan aturan perundang-undangan semua bisa berjalan lancar. Terlebih tim ini dibentuk untuk mengawasi jalannya pilkada. Kita tentu saja yakin ini bisa berjalan dengan baik dan lancar. Itu harapan pemkab,”singkat Kherlani. (idh)

BACA :  BPJS TK Kalianda Optimalkan 'pelayanan' Lapak Asik