Kapolres Lamsel Diganti

21
ILUSTRASI

KALIANDA – Pembakaran Polsek Candipuro belum lama ini bagai tamparan bagi kepolisian. Usai peristiwa itu, terjadi pergantian pada posisi strategis. Mulai dari Kapolsek Candipuro, hingga AKBP. Zaky A. Nasution yang dikabarkan bakal dipindahtugaskan.

Posisi AKBP. Zaky A. Nasution akan digantikan oleh AKBP. Edwin. Sebelum menduduki kursi orang nomor satu di Polres Lamsel, Edwin sebelumnya menjabat sebagai Kasubdit III Direktorat Kriminal Khusus Polda Lampung.

Pergeseran posisi Kapolres Lamsel selama periode November 2019 hingga Agustus 2021 cukup cepat. Dalam kurun waktu tersebut, sudah dua kali Kapolres Lamsel mengalami pergantian. Zaky pun tercatat hanya menjabat 10 bulan.

Selama menjabat di Bumi Khagom Mufakat, gaya kepemimpinan Zaky sangat berbeda jauh dengan Kapolres Lamsel sebelumnya, yaitu AKBP. Edi Purnomo. Senior Zaky ini lebih sering turun ke lapangan, menyapa masyarakat. Bahkan mengajak beribadah bersama di masjid.

BACA :  Dua Bacakades Tajimalela Sudah Mendaftar

Edi juga memiliki kesan yang baik dengan awak media. Setiap kali dikonfirmasi melalui sambungan telepon, atau mengobrol lewat aplikasi WhatsApp, Edi selalu menyempatkan untuk membalasnya. Berbanding terbalik dengan Zaky yang sangat jarang membalas pesan konfirmasi.

Kedatangan Edwin sebagai Kapolres Lamsel diharapkan mampu membawa banyak perubahan. Baik bagi daerah, maupun masyarakatnya. Harapan lain yang ditujukan kepada perwira menengah kelahiran tahun 1981 ini yaitu mampu memberantas korupsi, narkotika, dan kasus lainnya.

Informasi yang diterima Radar Lamsel, serah terima jabatan (sertijab) Kapolres Lamsel akan dilaksanakan pada Kamis (9/6/2021). “Besok (hari ini’red) Pak Kapolres sertijabnya di Polda,” ujar sumber Radar Lamsel, Rabu (9/6/2021).

Ketua Komisi I DPRD Lamsel Bambang Irawan menanggapi dingin pergantian tongkat komando di Polres Lampung Selatan ini. Bambang normatif saja dalam keterangan yang disampaikannya.

BACA :  Tujuh Fraksi DPRD Lamsel Setuju

“ Kalau kami Komisi I melihat sah-sah saja, mungkin perubahan menuju yang lebih baik. Bukan karena pasca peristiwa pembakaran polsek candipuro tetapi mungkin ada wacana lain dibalik pergantian ini,” jelasnya.

Menurut Bambang pergantian di tengah krisis kepercayaan terhadap kerja-kerja kepolisian di tengah masyarakat harus segera dibenahi. Salah satunya nasib para tersangka perusak polsek candipuro yang dinilai harus bijak dan adil dalam sanksi hukumnya.

“ Polisi harus bijak dalam memberi sanksi terhadap para tersangka, harus adil dalam hal ini. Maka tugas Kapolres yang baru nanti tentu saja membereskan stigma-stigma yang merebak di masyarakat. Begitu pandangan komisi I menyikapi pergantian Kapolres Lamsel,” pungkasnya. (rnd/red)