Keamanan di Candipuro Jadi Fokus Uspika

680
Veridial – Rapat Koordinasi Kecamatan (Rakorcam) Candipuro, fokus benahi keamanan dan menekan PBB hingga 80 persen, berlangsung di Aula kecamatan setempat, Rabu (25/1) kemarin.

CANDIPURO – Kerap jadi ladang empuk bagi pelaku pencurian sepeda motor (Curanmor), Unsur Pimpinan Kecamatan (Uspika) Candipuro fokuskan Sistem Keamanan Lingkungan (Siskamling) kembali digalakkan.

Camat Candipuro Wasidi, SE, mengatakan, pelaku kejahatan di Candipuro memang tak pandang bulu dan tak kenal waktu. Banyaknya kasus pencurian mulai dari pembobolan rumah hingga raibnya kendaraan bermotor memaksa Uspika harus tegas dalam menegakkan disiplin.

“Siskamling memang jadi fokus kami sebagai pemerintah kecamatan. Dengan digalakkannya Siskamling diharapkan dapat mempersempit ruang gerak pelaku kriminal,” kata Wasidi saat Rakorcam di Aula Kantor Kecamatan Candipuro, Rabu (25/1) kemarin.

Dikatakannya, kerjasama dari pemerintah desa, kecamatan hingga kepolisian dan TNI sangat diharapkan agar terciptanya rasa aman dilingkungan masyarakat. Karenanya, Siskamling bukanlah hal yang spele namun sudah menjadi program serta fokus Pemerintah.

BACA :  Pemprov Usul 574 Formasi CPNS 2021

“Siskamling tidak hanya meminimalisir tindak kejahatan namun juga mempererat tali silaturahmi antar warga,” kata Wasidi.

Ditambahkannya, jika disiang hari ditemukan kejanggalan serta hal mencurigakan agar segera melapor ke Kades atau aparat terdekat guna menghindari hal-hal negatif.

Sementara Kapolsek Candipro AKP. Arief Sembiring yang rutin hadir dalam Rakorcam tersebut menegaskan pihaknya tak bosan-bosan menyampaikan masukan serta arahan kepada Aparatur desa agar mendoktrin warga untuk selalu peduli dan menjaga barang yang berharga agar tidak kecurian.

BACA :  KRLUPB Bakal All Out di DKPP

“Seringkali saya dapat laporan kalau ada warga kehilangan motor, tapi anehnya kunci kendaraan masih digantung. Ini kan lucu dan tidak peduli,” tegas Arief.

Pelaku kejahatan memang tak pandang bulu dan waktu, untuk itulah masyarakat dituntut untuk lebih meningkatkan kewaspadaan. Kalaupun ada gerak mencurigakan dari orang yang tak dikenal, sambung dia, agar segera melapor kepada petugas.

“Kadang saya suka bingung, ketika ada kehilangan masyarakat tak mau lapor, bagaiman kami mau menindaklanjuti kalau tak ada laporan masuk, untuk itu mari bersama tingkatkan kewaspadaan,” tandasnya. (ver)