Kecamatan Tanjung Bintang 100 Persen ODF

358
Rifky - Kades Sukanegara Heri Tamtomo menerima sertifikat ODF dari Tim ODF Lamsel Emi Widarti disaksikan Kepala Puskesmas Rawat Inap Tanjung Bintang Darmawan dan Camat Tanjung Bintang Hendri Hatta, Kamis (10/10).

TANJUNG BINTANG– Kecamatan Tanjung Bintang 100 persen Open Defecation Free (ODF) atau bebas Buang Air Besar (BAB) sembarangan, Desa Sukanegara sebagai kunci kesuksesan ODF di kecamatan kawasan industri tersebut.

Tim ODF Kabupaten Lampung Selatan Emi Widarti mengatakan bahwa ODF merupakan program nasisonal yang diadakan sejak tahun 2017 dan seharusnya sudah terlaksana sejak tahun 2018. “Dikarenakan adanya kesibukan, jadi program ODF ini diundur menjadi tahun 2019,” papar Emi pada sambutannya, di kantor desa Sukanegara, Kamis (10/10).

Emi juga mengatakan ODF merupakan salahsatu dari lima pilar Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM) yang diadakan oleh pemerintah yakni ODF, cucitangan menggunakan sabun, pengolahan makanan dan air minum rumah tangga, pengolahan sampah dengan benar serta mengolah limbah cair rumah tangga yang benar.

BACA :  Tak Pakai Masker Dihukum Push Up

“Lima pilar sanitasi itu harus lebih diperhatikan supaya mencegah terjadinya stunting di desa, hindari pernikahan di usia dini, sejak dalam kandungan sudah diperiksa gizinya, bayi yang lahir bebaskan dari gejala stunting,” kata Emi.

Sedangkan Kepala Unit Pelaksanaan Teknis (KUPT) Puskesmas rawat inap kecamatan Tanjung Bintang Darmawan menjelaskan bahwa Tanjung Bintang masuk kedalam tiga besar kecamatan yang sudah ODF di kabupaten Lampung Selatan.

“Kecamatan Tanjung Bintang akan masuk kedalam tiga besar, pertama kecamatan Candipuro, kedua Kecamatan Tanjung Sari, ketiga kecamatan Tanjung Bintang, namun pembangunan jamban sehat di dua kecamatan itu masih menggunakan bantuan, kecamatan Tanjung Bintang yang pertama ODF menggunakan dana desa,” jelas Darmawan.

BACA :  Muharram Berkah bagi Puluhan Anak Yatim

Darmawan juga menegaskan, kesibukan serta kurangnya kesadaran dari masyarakat menjadi salahsatu penyebab terhambatnya program ODF tersebut. “Dukung program bupati, berkat kerjasama dari semua pihak semua bisa terwujud, kita yakin bahwa kita bisa,” tegas Darmawan.

Dikarenakan dilaksanakan secara bertahap, Hendri juga mengatakan akan melangsungkan kelima program STBM tersebut yakni cuci tangan menggunakan sabun. “Setelah ini kita akan menerapkan program mencuci tangan menggunakan sabun, itu nanti akan diterapkan di desa-desa,” pungkas Hendri.

Sementara itu Kepala Desa (Kades) Sukanegara Heri Tamtomo sudah berusaha maksimal guna melaksanakan program ODF tersebut. “Kami sudah berusaha semaksimal mungkin, saya harap dengan adanya program ODF ini warga desa Sukanegara bisa hidup dengan gaya yang lebih sehat,” tutur Heri.(CW1)