Kedatangan Warga Dari Luar Daerah Mulai Menurun

131
ILUSTRASI

SRAGI – Jumlah kedatangan masyarakat dari luar daerah di wilayah Kecamatan Sragi selama satu pekan terakhir sudah mulai mengalami penurunan.

Berdasarkan informasi, dari hasil pendataan dilakukan di setiap desa di wilayah Sragi, jumlah kedatangan warga dalam setiap harinya cenderung mengalami penurunan.

Plt. Camat Sragi Hipni mengatakan, warga yang datang dari luar daerah atau pulang kampung di wilayah Kecamatan Sragi hingga saat ini terus bertambah. Total hingga saat ini kedatangan warga dari luar daerah sudah mencapai 1.316 orang.

“Dari data yang kita terima per 14 April jumlah warga yang datang dari luar daerah atau pulang kampung sudah mencapai 1.316 orang,” ujar Hipni memberikan keterangan kepada Radar Lamsel saat dikonfirmasi melalui sambungan telepon, Kamis (16/4).

BACA :  Petambak Swadaya Normalisasi Parit

Meski dalam setiap hari jumlah kedatangan warga dari luar daerah itu terus bertambah, sambung Hipni. Namun jika dibandingkan pada periode akhir Maret hingga awal April, kedatangan warga dari luar daerah pada pekan ini cenderung mengalami penurunan.

“Pada akhir Maret kemarin, dalam sepekan warga yang pulang kampung mencapai 800 orang. Namun memasuki April dalam sepekan hanya bertambah kisaran 300 orang. Terlebih pada pekan ini yang sangat menurun,” paparnya.

Menurut Hipni penuruna jumlah kedatangan warga dari luar daerah ini juga dipengaruhi dengan pemberlakukan  Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Jakarta selam lima hari belakangan.

BACA :  Sosialisasi 3M di Peringatan HKN

“Mungkin karena PSBB yang sudah diberlakukan di Jakarta, karena memang mayoritas perantau yang datang dari Jakarta. Selain itu pemerintah desa juga terus woro-woro kepada warganya yang merantua untuk tidak pulang kampung dulu selama pandemi Covid-19,” jelasnya.

Hal tersebut juga diamini oleh Kepala Desa Margajasa, Alek Sansu. Dimana pada pekan ini kedatangan warga dari luar daerah jauh menurun dibandingkan pada akhir Maret lalu.

“Kalau akhir Maret kemarin, sehari bisa  sampai 10 warga yang pulang kampung. Tapi kalau pekan ini sudah sepi, sehari kadang tiga bahkan kemarin dan hari ini enggak  ada yang pulang kampung,” jelasnya. (vid)