Kembali Terjun ke Panggung Politik, Hipni : Keniscayaan untuk Pengabdian

540

KALIANDA – Jabatan politik selalu memiliki magnet yang kuat bagi para politisi. Sebab, meski mencoba lari menjauhi dunia politik, ia tetap datang menghampiri. Setidaknya hal itu diakui Caleg DPRD Kabupaten Lampung Selatan Hipni, SE.

Kepada Radar Lamsel, mantan politisi PDIP ini blak-blakan mengenai hal itu di Kota Kalianda, Senin (3/12/2018), kemarin. Hipni yang kini bergabung dengan Partai Golkar Lampung Selatan mengakui bahwa pasca diberhentikan sebagai kader PDIP, ia sempat menghindari dunia politik. “Iya. Saya sempat membangun usaha di Bengkulu. Alhamdulillah, sampai saat ini masih berjalan,” kata Hipni.

Namun, Hipni mengaku apa yang dilakukannya di Bengkulu tidak memuaskan batinnya. Terlebih tatkala ia melihat masih banyak ketimpangan sosial yang terjadi dilingkungan sosialnya yaitu di Lampung Selatan umumnya dan Kecamatan Palas khususnya.

BACA :  Lapas Kalianda Gelar Sidang Daring

“Kalau saya diam saja itu akan semakin menyulitkan. Saya juga yang akan jadi tempat tumpuan masyarakat. Makanya saya kembali mencalonkan diri,” ungkap mantan anggota DPRD Lampung Selatan periode 2009 – 2014 dan 2014 – 2019 itu.

Hipni meyakini terjun kedunia politik adalah sebuah keniscayaan untuk melakukan pengabdian yang lebih luas. Hal itulah, kata dia, yang menjadi daya pendorong dirinya untuk kembali ke Lampung Selatan meski sudah berupaya meninggalkannya pada 2015 lalu.

“Diposisi saat ini, kita bukannya tidak bisa mengabdi. Bisa saja, tetapi cakupannya tidak bisa luas. Dengan politik-lah, pengabdian itu bisa semakin luas,” ungkap Caleg Nomor Urut 2 Partai Golkar yang bertarung di Dapil II Lampung Selatan itu.

BACA :  Ratusan Warga Binaan Dapat Asimilasi

Menurut Hipni, melalui politik semua keputusan kebijakan-kebijakan pembangunan di Kabupaten Lampung Selatan dilakukan. Mulai dari keputusan pengalokasian anggaran alat tulis kantor (ATK), anggaran subsidi, pendidikan, kesehatan hingga anggaran pembangunan infrastruktur.

“Bagaimana semuanya bisa terakomodasi itu membutuhkan politik. Jangan sampai setiap porsi anggaran itu tidak memiliki keadilan terhadap masyarakat,” ungkap Hipni.

Karena itu, Hipni mengaku akan kembali berjuang untuk merebut kursi yang ada di dapil II Lamsel yang meliputi Kecamatan Palas, Waypanji dan Sidomulyo pada pemilihan legislatif (pileg) 2019 mendatang. “Iya. Mohon do’a dan dukungannya,” ajak Hipni kepada wartawan. (*)