Kemensos Evaluasi Penyaluran Rastra di Palas

433

PALAS –Kementrian Sosial Republik Indonesia (Kemensos RI) bekerjasma denghan Dirjen Penanganan Fakir Miskin melaksanakan evaluasi penyaluran bantuan sosial beras sejahtera (rastra) di Desa Sukaraja, Kecamatan Palas, Rabu (17/10).

Chatarina Rusmiyati selaku perwakilan Badan Peneliti Kemensos RI mengatakan, evaluasi penyaluran rastra untuk mengetahui sejauh mana berjalannya bantuan sosial rastra.

“Tujuannya untuk mengetahui sejauh mana berjalanya bansos rastra. Apakah sudah tepat sasaran dan tecapai tujuannya,” kata Chatarina kepada Radar Lamsel.

Chatarian menerangkan, evaluasi ini menyangkut program beras rastra yang sudah berjalan selama Januari – September tahun 2018 dengan mewawancarai 10 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di setiap desa.

BACA :  7.737 Petani Palas Masuk E-RDKK

“Disisi lain evaluasi ini untuk mengatahui kendala yang terjadi dalam penyaluran bansos rastra dalam mencapai, tepat sasaran, tepat harga, tepat jumlah, tepat kualitas, tepat waktu tepat administrasi dan tepat manfaat atau (7T),” imbuhnya.

Sementara itu, Koordinator Tenaga Kesejahteraan Sosial Lampung Selatan Rifka Faridah menjelaskan, evaluasi ini merupakan tindak lanjut atas monitoring yang sebelumnya dilaksanakan pada Juli 2018 lalu.

“Untuk di Lampung Selatan yang semuanya berada di Kecamatan Palas yaitu desa Sukamulya, Sukaraja dan Bangunan, karena sebelumnya memang pernah dilakukan monitoring juga,” paparnnya.

Rifka mengungkapkan, terkait adanya kesalahan pengurangan jumlah KPM rastra di Kecamatan Palas pada bulan Oktober ini, Rifka menuturkan, hal tersebut dikarenakan ada kesalahan pada saat verifikasi jumlah data KPM.

BACA :  Ternak Babi Off Pasca Serangan ASF

“Mengenai masalah ini kami sudah berkonsultasi kepada Badan Pusat Data Informasi Kemensos. Kemungkinan disebabkan data ganda atau kesalahan teknis pengimputan data secara ofline yang ditangani langsung oleh pihak desa,” terangnya.

Berdasakan Informasi yang dihimpun Radar Lamsel terdapat empat desa yang terjadi kesalahan pengurangan KPM yaitu Desa Sukaraja 23 KPM, Desa Rejo Mulyo 15 KPM, Desa Sukamulya 1 KPM dan Bangunan 1 KPM. Hingga saat ini beras rastra tersebut belum disalurkan pada masyarakat. (vid)