Kepala Desa Semanak Berpulang

1063
ILUSTRASI

Almarhum Eli Sosok Pemimpin yang Baik Dimata Sahabat

BAKAUHENI – Suasana duka menyelimuti Desa Semanak, Kecamatan Bakauheni. Masyarakat Desa Semanak berduka atas meninggalnya Eli, Kepala Desa Semanak di Rumah Sakit Abdoel Moeloek di Bandar Lampung, Sabtu malam (28/1) lalu.

Diketahui, Eli dirawat di Rumah Sakit Abdoel Moelok Bandar Lampung sejak hari Kamis (19/1) lalu. Bapak dua anak ini meninggal karena sakit komplikasi yang sudah dideritanya selama setahun terakhir.

Istri almarhum Eli, Yohana (38) membenarkan penyakit itu sudah diderita oleh suaminya sejak setahun terakhir. Bahkan, almarhum Eli sudah sering keluar masuk rumah sakit untuk mengobati penyakitnya. “Masuk rumah sakit sudah berkali-kali, bahkan sampai rawat jalan karena penyakitnya,” kata Yohana.

Yohana mengaku sudah merelakan kepergian suaminya itu dengan ikhlas. “Kami ikhlas, karena kami tidak tega melihat penyakit yang selama ini menyiksanya. Jadi, menurut saya ini jalan terbaik bagi suami saya,” katanya kemarin.

BACA :  NZ Bebas, Puji: Bisa Aktif PNS Lagi

Kepergian Kepala Desa Semanak, Kecamatan Bakauheni untuk selama-lamanya menjadi pukulan telak bagi keluarga, kerabat, sahabat dan warga Desa Semanak.

Bahkan tidak hanya itu saja, pihak luar pun merasa sangat kehilangan atas kepergian Eli. Saat menjabat sebagai Kepala Desa Semanak, Eli merupakan sosok yang dikenal sebagai pemimpin yang mampu mengendalikan desa dengan baik. “Beliau adalah sosok yang pendiam, namun mampu memimpin desa dengan bijaksana,” kata Kepala UPT PU Penengahan Budi Santoso.

Bukan hanya itu, sosok Eli selama menjabat sebagai Kepala Desa Semanak juga dikenal sebagai pendengar dan penerima saran. “Saya tahu bagaimana sifat beliau, dia sosok yang mampu menjadi pendengar saat warganya mempunyai keluhan. Sosok yang mampu memberikan saran saat warganya meminta pendapat,” ujarnya.

Kehilangan juga turut dirasakan oleh salah satu kepala desa dari Kecamatan Penengahan. Kepala Desa Gayam Yandi Efendi, menganggap sosok almarhum Eli sebagai kepala desa senior yang bisa membimbing kepala desa junior.

BACA :  Staklim Predikisi Ancaman Kemarau Panjang

“Almarhum bang Eli adalah sosok yang bisa menjadi contoh, baik itu dalam hal pemerintahan maupun hal pribadi. Sebagai salah satu sahabatnya, saya mendo’akan semoga amal ibadah beliau diterima oleh Allah SWT dan keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan,” ujar Yandi.

Dimata Camat Bakauheni Zaidan, SE, selama menjabat sebagai Kepala Desa Semanak, almarhum Eli merupakan sosok yang tenang dalam menyikapi segala hal. “Almarhum orang yang tenang dalam menyikapi semua persoalan. Kecamatan Bakauheni merasa sangat kehilangan, karena almarhum salah satu kepala desa terbaik,” kata Zaidan.

Zaidan melanjutkan, ditengah suasana duka seperti ini sistem pemerintahan akan terus berjalan. “Sistem pemerintahan akan tetap berjalan, BPD akan bermusyawarah dalam menentukan penenrusnya,” pungkasnya. (rnd)