Kepala Disdikbud : Kepala Sekolah dan Tenaga Pendidik Dilarang Berpolitik !

24
ILUSTRASI
GEDONGTATAAN – Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Pesawaran, Pauzan Suaidi menghimbau Kepala Sekolah dan jajaran tenaga pendidik di Kecamatan Gedongtataan tidak ikut serta dalam politik praktis saat Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada)  Kabupaten Pesawaran yang dilaksanakan serentak bulan Desember mendatang.
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Pesawaran, Fauzan Suaidi mengatakan, rapat koordinasi tingkat kecamatan bersama dengan kepala sekolah dan pengawas sekolah dasar selalu rutin dilaksanakan setiap bulan untuk menyampaikan instruksi dan pembinaan secara langsung kepada jajaran pendidikan di bawah.
“Rapat koordinasi tingkat kecamatan sempat diundur bulan Agustus lalu karena banyak kegiatan yang memang tidak bisa di tinggalkan. Untuk saat ini kita adakan kembali rapat koordinasi bulanan untuk bulan September dalam rangka pembinaan dan penyampaian instruksi langsung kepada jajaran di bawah,” ujar Pauzan saat menghadiri rapat koordinasi tingkat kecamatan di SD N 8 Gedongtataan, Selasa (15/9).
Dikatakan, penyampaian instruksi dan pembinaan kepada kepala sekolah dan tenaga pendidik tersebut terkait pembawaan diri dan menyikapi diri menjelang pelaksanaan pilkada di Kabupaten Pesawaran.
“Kepada jajaran dinas pendidikan terutama tenaga pendidik, saya mengarahkan agar tidak terombang ambing di tahun politik ini. Karena sudah jelas aturan dan konsekuensinya, saya tegaskan tidak boleh terikat dengan politik praktis sehingga merugikan statusnya sebagai pegawai negeri sipil (PNS),” tegasnya.
Pauzan menambahkan, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Pesawaran akan memberikan sanksi tegas mulai dari sanksi administrasi sampai yang paling berat berupa pemecatan terhadap jajaran apabila tenaga pendidik terikat sebagai tim pemenang salah satu calon ataupun ikut serta dalam politik praktis menjelang pelaksanaan pilkada nanti.
“Menjelang pilkada nanti seluruh jajaran pendidikan dibawah harus bisa menjaga suasana agar tercipta suasana kondusif. Kita jaga bersama termasuk semua unsur pendidikan, khususnya guru dilingkungan sekolah. Sebab sedikit saja terjadi yang tidak baik maka sanksi tegas akan diberlakukan sesuai dengan peraturan, dan konsekuensi paling berat sampai tahap pemecatan,” tegasnya.
Senada, Korcam Gedongtataan Ernalina mengatakan, sebagai aparatur sipil negara (ASN) sebaiknya hanya cukup dibelakang layar saja dan tidak boleh ikut serta didalam tim pemenangan ataupun terikat didalam politik praktis menjelang Pilkada Kabupaten Pesawaran nanti.
“Menjelang Pilkada di Kabupaten Pesawaran kita memang sangat antusias didalamnya, namun kita sebagai ASN hanya cukup dibelakang layar saja dan tidak boleh ikut serta didalamnya apalagi sampai terikat politik praktis,” ujar Ernalina.
Ditambahkannya, seluruh kepala sekolah dan guru di Kecamatan Gedongtataan akan mengikuti aturan dan himbauan dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Pesawaran untuk menjaga kondusifitas agar Pilkada di Kabupaten Pesawaran dapat berjalan dengan aman dan sehat.
“Sesuai dengan arahan dan aturan dinas, kami siap menjaga suasana kondusif saat Pilkada di Kabupaten Pesawaran nanti supaya bisa tetap berjalan dengan aman sesuai dengan aturan yang di tentukan bagi kami di jajaran pendidikan,” pungkasnya. (eggy/esn)
BACA :  Disdikbud Persiapkan Penilaian Tengah Semester