Kerap Mengamuk, ODGJ Diamankan

105
Kerap Mengamuk, ODGJ Diamankan

PALAS – KL (28) warga Desa Bumi Asih, Kecamatan Palas terpaksa diamankan pemerintah desa setempat. Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) ini terpaksa diamankan lantara kerap mengamuk.

Kepala Desa Bumi Asih, Poniran mengatakan, pemuda penderita gangguan jiwa sejak satu tahun belakangan itu diamankan aparat desa lantaran kerap mengamuk dan mengancam kedua orang tuanya.

“Memang pasien lama, tahun lalu memang sempat dibawa ke RSJ. Tapi sekarang kambuh lagi, suka ngamuk bahkan memukul kedua orang tuannya,” kata Poniran memberikan keterangan kepada Radar Lamsel, Senin (19/10) kemarin.

BACA :  Mediasi Redam Ancaman Golput

Poniran menjelaskan, warga Dusun Tiga itu diamankan pemerintah desa atas dasar laporan orang tua pemuda tersebut. Setelah berhasil diamankan pasien langsung dirujuk ke Rumah Sakit Jiwa, Kemiling Bandar Lampung.

“Orang tua melapor jam 10 pagi ke kantor desa. Setelah diamankan aparatur desa,   pasien langsung dirujuk ke rumah sakit menggunakan ambulan puskesmas,” ujarnya.

Hingga saat, sambung Poniran, di Desa Bumi Asih terdapat enam pasien ODGJ yang terus dipantau pemerintah desa dan Unit Pelaksana Teknis (UPT) Puskesmas Rawat Inap Bumidaya.

“Ada enam ODGJ yang saat ini masih pantau desa. Pemerintah desa juga selalu merepson cepat jika ada pasien yang akan dirujuk ke rumah sakit,” sambungnya.

BACA :  Harga Jagung Naik di Panen ke Tiga

Hal tersebut juga diamini oleh Kepala UPT Puskesmas Rawat Inap Bumidaya Putu Armini. Ia menjelaskan setelah diamanakan oleh pemerintah desa, pasein ODGJ tersebut langsung dirujuk ke Rumah Sakit Jiwa Yayasan Aulia Rahman untuk mendapatkan pengobatan.

“Iya hari ini (kemarin), pasein langsung kita rujuk kerumah sakit. Sebab dari laporan pemerintah  desa pasien beberapa hari ini memang kerap kambuh,” pungkasnya. (vid)