Kerusakan Jalan Akibat JTTS Jadi PR Pemkab

642

KALIANDA – Kerugian Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan akibat rusaknya jalan kabupaten lantaran pembangunan Jalan Tol Tran Sumatera (JTTS), menjadi Pekerjaan Rumah (PR) lanjutan.

Penegasan itu disuarakan Fraksi Golkar ketika menyampaikan pandangan umum saat rapat Paripurna di banggar DPRD Lamsel, Rabu (25/7) kemarin.

Anggota Fraksi Golkar Akbar Gemilang menilai Lamsel merugi miliaran rupiah akibat aset kabupaten berupa jalan umum rusak berat dilintasi truk milik rekanan JTTS.

“ Semua tahu dampak yang ditimbulkan oleh pembangunan JTTS adalah meruginya Lamsel dengan nominal yang terbilang fantastis. Ini menjadi perhatian kita untuk mencari solusinya,” kata Akbar saat menyampaikan pandangan.

Politisi dari Fraksi Golkar ini menegaskan Pemkab jangan sampai kecolongan soal itu (kerusakan jalan ‘red). Maka kata dia, seyogyanya pihak pertama JTTS yani PT. Hutama Karya mesti terus didesak. “ Menjadi catatan kami sebab belajar dari proyek terdampak APBD mayoritas lolos dari pantauan,” sebut dia.

BACA :  Praktik Kotor Pengecor, Disdagperin Diam

Anggota Komisi D DPRD Lamsel itu melanjutkan, selain kerugian yang diderita Pemkab dan rakyat Lamsel dari JTTS. Pihaknya juga tengah memantau upaya untuk mewujudkan waterfront city.

“ Sejauh ini masalah jalan masih sangat dominan, catatan-catatan kecil dan progres sekecil apapun menjadi penting bagi kemajuan Lamsel,” tandasnya.

Masukan tersebut langsung mendapat tanggapan dari Bupati Lamsel Dr. H. Zainudin Hasan, M.Hum. Ia memastikan persoalan jalan menjadi catatan tersendiri untuk dikawal sampai akhir.

BACA :  Berhasil Lawan Corona, Antoni Imam Siap Menangkan Pilkada

“ Kita terus bahas soal ini, pihak JTTS mulai terutama PT. HK juga sudah sering disinggung soal tanggungjawab pasca rampungnya JTTS,” kata Zainudin.

Adik kandung Ketua MPR RI itu pun menegaskan usai paripurna Pemkab akan kembali merapatkan kerugian yang diderita Lamsel tersebut. Bila perlu kata dia, permohonan akan langsung disampaikan ke Presiden RI Ir. Joko Widodo untuk meyakinkan masyarakat Lamsel.

“ Sudah, sudah diajukan berkali-kali ke HK, bila perlu kita teruskan ke presiden. Ini menjadi masukan bagi Pemkab juga,” tandasnya. (ver)