Komisi A Minta Pansel Sekkab Buka Identitas Calon

614
Anggota Komisi A DPRD Lamsel Hj. Nur Hafifah

KALIANDA – Sikap tertutup Panitia Seleksi (Pansel) Jabatan Sekretaris Kabupaten (Sekkab) Lampung Selatan mendapat sorotan Komisi A DPRD Lamsel.
Alat kelengkapan dewan (AKD) yang membidangi urusan pemerintahan dan hukum ini meminta agar Pansel tidak menutup-nutupi siapa saja calon Sekkab yang telah mendaftarkan diri ke Pansel.
Ini dilakukan sebagai bentuk transparansi dan agar publik dapat mengetahui siapa saja calon yang melamar. Dengan begitu publik juga dapat mengetahui rekam jejak calon Sekkab Lamsel kedepan.
“Jika publik tidak tahu, kan akan mencari tahu siapa saja sosok yang ingin menjadi Sekkab. Tetapi kalau identitasnya ditutupi bagaiamana mau tahu. Ini bentuk partisipasi publik. Termasuk kami (Komisi A),” ungkap anggota Komisi A DPRD Lamsel Hj. Nur Hafifah kepada Radar Lamsel, Rabu (13/7).
Politisi PAN ini mengingatkan Pansel harus mengedepankan transparansi dalam seleksi Sekkab Lamsel. Terlebih jabatan Sekkab bukan jabatan yang sembarangan dalam pemerintahan daerah. Apalagi diera sekarang ini keterbukaan sudah menjadi hal yang wajib dilakukan oleh penyelenggara pemerintahan.
“Jujur kami juga tidak tahu sudah sejauh mana perkembangan seleksi ini. Ini juga menjadi informasi yang perlu diketahui banyak orang,” ungkap dia.
Ketua Badan Legislasi (Baleg) DPRD Lamsel ini meminta agar Pansel dapat membuka identitas pejabat yang melakukan pendaftaran sebagai Sekkab. “Mau satu orang, dua orang ya harus dibuka. Jangan ditutup-tutupi. Memangnya identitas itu rahasia?,” ingat perempuan berjilbab itu.
Diketahui sebelumnya seleksi jabatan calon Sekretaris Kabupaten (Sekkab) Lampung Selatan definitif masih minim peminat. Sejak sejak dibuka pada Senin (20/6) Juni lalu, baru satu orang yang mendaftarkan diri. Itu pun masih ditutup-tutupi oleh Panitia Seleksi (Pansel) siapa yang telah mendaftar.
Kepala Sekretariat Panitia Seleksi (Pansel) Jabatan Sekkab Akar Wibowo, S.H mengamini sudah ada pelamar calon Sekkab yang menyerahkan berkas lamaran. Namun dia enggan membeberkan siapa calon sekkab yang mengajukan lamaran tersebut.
Belum jelas apa alasan Akar enggan membeberkan siapa calon yang mengajukan lamaran. Meski telah didesak, Akar tetap enggan menyebut.
“Sudah ada pendaftarnya satu orang. Tidak perlu disebutkan namanya. Yang jelas baru ada satu pendaftar,” ungkap Akar Wibowo kepada Radar Lamsel, Senin (11/7).
Kepala Badan Kepegawaian, Pendidikan dan Latihan (BKPL) Lamsel ini meyakini setidaknya ada empat orang pejabat yang bakal mendaftar sebagai Sekkab sepanjang pekan ini sebelum pendaftaran ditutup pekan depan.
“Kalau tidak meleset, pekan ini akan bertambah empat sampai lima pendaftar lagi. Jangan khawatir, banyak yang mau jadi Sekkab,”imbuhnya. (edw)

BACA :  Ada Fee Di Balik Rujukan Bidan
BAGIKAN