Komisi II DPRD Lamsel Evaluasi Penanganan Virus Covid-19 di Desa

84

KETAPANG – Komisi II DPRD Kabupaten Lampung Selatan turun langsung ke desa-desa untuk meninjau dan mengevaluasi terkait penanganan penyebaran virus Covid-19 yang di laksanakan satuan tugas Covid-19 tingkat desa.

Komisi yang membidangi keuangan dan perekonomian ini membagi timnya menjadi dua kelompok untuk meninjau sejumlah desa di Lamsel.

Di ketahui, tim dua yang beranggotakan Bowo Anggoro, Kodri, Malik Ibrahim, Made Sukintre dan Sadide mengunjungi Desa Kemukus, Kecamatan Ketapang, Senin (15/6/2020).

Wakil Ketua Komisi II DPRD Lamsel Sadide mengatakan, kunjungannya bersama rekan-rekannya di komisi II dalam rangka monitoring dan evaluasi terkait penanganan pencegahan virus Covid-19 yang merebak sejak awal tahun lalu di Indonesia.

“Sebagai bentuk evaluasi pelaksanaan penanggulangan virus Corona khususnya di Desa Kemukus. Sampai sejauh mana pelaksanaannya. Apakah dana-dana yang disalurkan ke warga terdampak Covid-19 sudah direalisasikan atau belum. Ini harus kami cek dilapangan. Sehingga dana-dana tersebut tepat sasaran,”kata Sadide.

Menurutnya, terdapat beberapa keterlambatan dalam merealisasikan bantuan yang bersumber dari Dana Desa (DD) dan bantuam dari Pemerintah Kabupaten. “Dana bantuan kepada warga yang terdampak Covid-19 ini harus segera di cairkan. Kami akan mendorong Pemkab Lamsel agar segera merealisasikan bantuan langsung tunai (BLT) yang bersumber dari kabupaten,” terang anggota DPRD dua periode ini.

Sementara kepala desa (Kades) Kemukus Imam Junaidi mengatakan, sampai saat ini realisasi dana desa untuk BLT bagi warga yang terdampak Covid-19 baru memasuki tahapan pembuatan rekening BRI. “Untuk pencairan BLT dari Dana Desa tinggal menunggu proses pembuatan rekening di BRI. Mudah2 segera bisa dibagikan,” imbuhnya.

Ajang kunjungan anggota DPRD Lamsel itu dimanfaatkan oleh aparatur Desa Kemukus untuk melaporkan kondisi jembatan yang terdampak banjir belum lama ini.

“Terkait kondisi jembatan yang terkena dampak banjir, anggota dewan berjanji untuk membantu mendorong BPBD untuk segera memperbaiki jembatan tersebut mengingat sebentar lagi akan panen raya komoditas jagung di Desa Kemukus dan desa desa di Kecamatan Sragi. Karna akses jalan tersebut merupakam akses utama untuk transportasi hasil panen ke pabrik pengepul,” papar Imam Junaidi.(man)